MALUKUnews, Ambon: Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Fahmi Salatalohy mengungkapkan sesuai dengan kebijakan Kemendikbud RI pada tahun ajaran baru seluruh sekolah di Indonesia termasuk Maluku dan juga Kota Ambon proses penerimaan siswa baru untuk jenjang SD haruslah berusia 7 tahun bahkan juga 8 tahun.

kebijakan itu ditempuh sebab kedapatan banyak siswa SD tidak mampu mengikuti proses belajar diakibatkan usia masih terlalu muda, hingga membuat mereka menangkap pelajaran tidak maksimal dan tentunya akan merugikan anak itu sendiri serta juga sekolah yang bersangkutan.

Karena kedepan pemerintah sangat berkeinginan dapat membentuk siswa yang bisa berkompeten, hingga jelas para peserta didik mesti menyiapkan mental. Dengan demikian, dalam waktu dekat kami akan lakukan sosialisasi kepada semua sekolah dan juga masyarakat Kota Ambon.

" Bagi siswa yang kini siap untuk masuk kelas 1 SD belum cukup umur, maka akan dimasukan ke kelas yang disebut transit. Disitu mereka akan diseleksi seandainya punya kemampuan maka dibolehkan ke kelas 1 SD, kalau tidak punya kemampuan maka tetap berada di kelas transit, " ujar Salatalohy kepada pers dikantor Gubernur Maluku, kemarin.(JA)