MALUKUnews, Ambon: Sepekan menjelang perayaan natal dan tahun baru, harga tiket pesawat makin melambung tinggi. Rute penerbangan dari Jakarta menuju Ambon, misalnya, dijual dengan kisaran Rp 3,5 juta hingga Rp 4 juta per orang.

Kenaikan harga tiket pesawat tujuan Ambon dari Pulau Jawa dan Sulawesi terus meroket sejak Oktober, dua bulan lalu.

Ketua DPRD Provinsi Maluku, Edwin Adrian Huwae, seperti dilansir dari harian kabar timur, hari ini, mengatakan, mahalnya harga tiket pesawat memang dikeluhkan setiap calon penumpang pesawat. DPRD bersama Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa telah meminta PT. Angkasa Pura untuk menambah frekuensi penerbangan di Bandar Udara Pattimura Ambon.

“Harga pesawat mahal alasannya plug penerbangan di Ambon kurang. Jika demikian, PT. Angkasa Pura harus menyurati perusahaan penerbangan untuk menambah frekuensi penerbangan. Karena bagaimanapun, angkutan udara sudah menjadi angkutan yang sangat penting untuk menunjang perekonomian dan pariwisata di Maluku,” tegas Edwin.

Dikatakan, masyarakat usaha kecil menengah keatas kerap melaksanakan kegiatan terkait perekonomian di Maluku. Tapi dengan harga tiket yang sangat tinggi, tentunya akan menghambat terlaksananya kegiatan tersebut. (Qin)