MALUKUnews, Ambon: Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IX Laksamana Pertama TNI Antongan Simatupang bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Maluku mencoba perahu layar di Teluk dalam Ambon. Olahraga perairan ini menggunakan kekuatan angin, sehingga dapat berjalan sesuai dengan kecepatan yang diinginkan jika cuaca dalam kondisi baik. Selasa, (30/10/2018).

Olahraga Perahu Layar merupakan olahraga yang di pertandingkan baik di ajang Nasional maupun Internasional. Teknik yang digunakan dalam olahraga perahu layar yakni dengan 2 teknik diantaranya teknik trapesium dimana dilakukan secara Kerucut memungkinkan atlet menggantung pada sisi perahu tanpa terjatuh dan yang kedua yakni teknik hiking Out yaitu Pada waktu angin kencang, perahu layar cenderung miring, atau doyong ke satu sisi. Crew menggunakan berat badan mereka untuk mempertahankan perahu dari kejatuhan.

Pada posisi hiking out, salah seorang anggota crew duduk berhadapan memiringkan sisi di atas tepi perahu. Kadang kala menggunakan pakaian kuda, yang disebut trapesium. Hal ini membantu perpindahan berat badan ke sisi lain dari perahu dengan membiarkannya bersandar di atas air.

“Olahraga perairan sesungguhnya punya potensi menjadi wisata bahari yang menantang. Apalagi Maluku memiliki banyak keindahan laut yang mengundang banyak wisatawan mancanegara.” Ujar, Danlantamal IX Ambon.

Diharapkan dengan tersedianya peralatan olahraga perairan di Lantamal IX Ambon, para atlet perairan di Provinsi Maluku bisa berlatih di perairan Lantamal IX Ambon. (DISPEN LANTAMAL IX)