MALUKUnews, Ambon: Pada bulan Januari 2019, dari 82 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Indonesia, tercatat 73 kota mengalami inflasi dan 9 kota mengalami deflasi. Di Maluku, Kota Ambon merupakan Kota yang mengalami inflasi dengan capaian 0,48 persen dengan IHK 130,85. Sementara kota Tual mengalami deflasi sebesar 0,87 persen dengan IHK 154,44.

" Dari 82 kota IHK di Indonesia, IHK kota Ambon menduduki peringkat 71, dan inflasi bulanan kota Ambon menduduki peringkat 27. Sementara inflasi tahun kalender menduduki peringkat 27, kemudian inflasi tahun ke tahun kota Ambon menduduki peringkat 21," ungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Maluku, Dumangar Hutauruk melalui Press Konfrens, Jumat (1/2) di Kantor BPS Provinsi Maluku, Passo.

Dilanjutkannya, untuk Kota Tual pada Januari 2019 menduduki peringkat 1, dan inflasi bulanan Kota Tual menduduki peringkat 82. sementara inflasi tahun kalender menduduki peringkat 82,serta inflasi tahun ke tahun menduduki peringkat 81.

Menurut Hutauruk, Inflasi Kota Ambon sebesar 0,48 persen akibat terjadinya kenaikan IHK dari 130,23 pada Desember 2018 menjadi 130,85 pada Januari 2019. Dan inflasi tahun kalender pada Januari sebesar 0,48 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 3,37 persen.

" inflasi Kota Ambon terjadi karena adanya kenaikan IHK pada 7 kelompok pengeluaran yakni, kelompok bahan makanan sebesar 0,55 persen. Kelompok makanan jadi, minuman , rokok dan tembakau sebesar 0,04 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,26 persen. Kelompok sandang sebesar 1,05 persen. Kelompok kesehatan, sebesar 0,12 persen. kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,03 persen. Dan yang terakhir adalah kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,86 persen," paparnya.

Sementara itu, di Kota Tual pada Januari 2019 terjadi deflasi sebesar 0,87 persen akibat adanya penurunan IHK dari 155,79 pada Desember 2018 menjadi 154,44. Inflasi tahun kalender kota Tual sebesar -0,87 persen dan inflasi tahun ke tahun sebesar 0,59 persen.

" Deflasi di Kota Tual terjadi karena adanya penurunan IHK pada dua kelompok pengeluaran, yakni kelompok bahan makanan sebesar 2,05 persen. Dan pada kelompok transpor, komunikasi, dan. Jasa keuangan sebesar 2,48 persen," ungkap Hutauruk.

Ditambahkannya, inflasi terjadi pada lima kelompok pengeluaran yakni kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,08 persen. Kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,76 persen. Kelompok sandang sebesar 0,47 persen. Kelompok kesehatan sebesar 0,34 persen. Dan pada kelompok pengeluaran pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,27 persen.

Dijelaskannya, inflasi Kota Ambon bulan January sepanjang 2016 -2019 masih terkendali di bawah level 1 persen dengan nilai inflasi pada Januari 2019 sebesar 0,48 persen lebih rendah dari tahun 2018 dan tahun 2015. Namun lebih tinggi dari tahun 2016 dan 2017. Secara umum laju inflasi Kota Ambon awal tahun 2019 relatif lebih tinggi. Sedangkan inflasi bulan Januari 2019 di kota Tual adalah yang terendah selama periode lima tahun terakhir ini, dan bahkan sejak tahun 2013. Nilai inflasi tahun kalender dan inflasi tahun ke tahun bulan Januari 2019 di Kota Tual juga merupakan yang terendah sepanjang periode 2015-2019. (Nona)