MALUKUnews, Ambon: Perisiwa teror bom di Pasar Mardika, Kota Ambon, yang terjadi, Rabu (29/11), tidak terpengaruh dengan kondisi keamanan yang ada. Masyarakat, terutama yang berada disekitar lokasi PUN saling bahu-membahu untuk menjaga keamanan. Sorang yang diduga pelaku teror bom pun telah diamankan pihak berwajib.

Inilah kronolagis peristiwa itu yang dihimpun Malukunews.co, Rabu (29/11), dari sumber terpercaya.

PERTAMA: Menurut ketarngan seorang saksi petugas, bahwa awalnya saksi sementara melaksanakan penertiban terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) bersama 5 orang anggota Sat Pol PP lainnya di depan Hotel Wijaya II yang ada di kawasan. Namun pada saat dalam pelaksanaan tugas, saksi mendapatkan informasi dari salah seorang juru parkir,bahwa ada seorang pemuda (pelaku) yang sementara memegang benda mencurigakan berupa bom.

Mendengar hal tersebut saksi langsung merespon laporan tersebut dan mengejar pemuda (pelaku) yang di curigai sampai ke depan cafe Hatukau yang berada di pantai Mardiak. Pada saat berpapasan dengan pelaku, saksi langsung meminta agar pelaku segera meletakan benda tersebut di atas meja yang sementara di pegang oleh pelaku. Saksi juga memerintahkan pelaku untuk membuka isi tas bahu yang sementara di bawanya. Pada saat pelaku hendak menurunkan tas bahunya itu, pelaku langsung melarikan diri sehingga terjadi aksi saling kejar antara petugas Pol PP Kota Ambon dengan pelaku.

Setelah itu, saksi langsung menyuruh salah seorang anggotanya yang bernama Ronald de Fretes (29) yang juga anggota Sat Pol PP Kota Ambon, untuk segera membawa benda tersebut bersama dengan tas bahu milik pelaku ke Pos Piket Sat Pol PP Kota Ambon yang berlokasi di Terminal A1 Mardika untuk di amankan.

KEDUA: Menurut keterangan Saksi Hj. Rokia (55), pekerjaan pdagang, Alamat Ongko Liong Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Menerangkan, bahwa hari Rabu (29/11) sekitar pukul 08.15 WIT, bertempat di pasar Hatukau, Mardiak, tepatnya di samping cafe Hatukau, saksi melihat pelaku memegang besi pipa berukurang kecil, kemudian saksi menanyakan kepada pelaku bahwa " Ose pegang apa ? ", lalu di jawab sama pelaku dengan suara perlahan " Besi ". Selanjutnya pelaku pergi meninggalkan saksi menuju jembatan Hatukau.

Kemudian pada pukul 10.15 Wit. Personil kepolisian Resort Ambon dan Polsek Sirimau tiba di TKP untuk mengamankan lokasi tersebut dari kerumunan warga yang sementara melakukan aktifitas di seputaran lokasi dimaksud.

Kemudian pada Pukul 11.00 Wit. Unit Jibom Gegana Brimob Polda Maluku di bawah Pimpinan Panit I Jibom, IPDA Ferinand.A.P, tiba di TKP dan langsung melakukan deteksi pada benda tersebut serta mengamankannya ke Mako Satuan Brimobda Polda Maluku untuk di urai. (Tim)