MALUKUnews, Ambon: Sesosok mayat laki laki yang belakangan diketahui merupakan Taufiq Rolobessy, anggota Intel Korem 151/Binaiya ditemukan tewas tenggelam di perairan laut Teluk Dalam, Kawasan Galala Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Sabtu (7/4), pukul 06.00 WIT.

Belum diketahui pasti penyebab sehingga Perwira berpangkat Pembantu Letnan Dua (Pelda), ini dapat ditemukan meregang nyawa secara mengenaskan. Pria 51 tahun itu ditemukan setelah kail pancing ikan milik Tom Paays, seorang nelayan yang merupakan warga Galala tersangkut di baju korban.

Kapolsek Sirimau AKP. Welhemus Minanlarat mengatakan, ditemukannya korban berawal ketika Tom Paays, bersama dua rekannya yakni Moses Bremer (30 tahun) dan Jon Joklely (53) yang menggunakan perahu masing-masing pergi memancing ikan.

“Saat memancing, saksi melihat kail pancing tersangkut di baju korban. Ia kemudian berteriak memanggil dua rekannya tersebut dan memberitahukan penemuannya itu,” terangnya.

Dipanggil teman, Moses dan Jon kemudian datang menghampiri. Mereka melihat korban sudah terangkat diatas permukaan laut. Korban kala itu mengenakan pakaian olahraga.“Saat itu Jon lalu melaporkan penemuan mayat ke Pos PRC yang berada di bawah Jembatan Merah Putih,” ujarnya.

Mendapat laporan telah ditemukan sesosok mayat, sejumlah anggota Polsek Sirimau bersama Polres Ambon tiba di tempat kejadian perkara (TKP). “Tim Inafis Polres Ambon lalu melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban menuju Rumah Sakit Bhayangkara Ambon,” jelasnya.

Kepala Penerangan Kodam XVI/Pattimura Kolonel Saristan Sialoho membenarkan jika korban merupakan anggota Korem 151/Binaiya. Menurutnya, saat korban ditemukan tidak terdapat adanya tanda-tanda kekerasan dari jenasah korban.

“Iya benar. Menurut dokter tidak ada tanda kekerasan. Pihak keluarga juga tidak mau melakukan otopsi,” tandasnya. (CR1)

Sumber: Harian Kabar Timur