MALUKUnews, Ambon: Bertempat di Aula SMK Muhammadiyah Ambon, DPC Granat Kota Ambon bersama Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Maluku melaksanakan penandatangan MoU tentang Pembinaan & Pemberdayaan Granat di SLTA Se-Pulau Ambon.

Kegiatan ini juga diikuti dengan launching Granat Goes to School dengan Pengukuhan Dewan Pimpinan Rayon Granat SMK Muhammadiyah Ambon Periode 2018 – 2019, dibawah komando Mutiara Panca Vrilian sebagai Ketua dan Rianita Kamsurya sebagai Sekretaris.

Mutiara Panca Prilian, Ketua DPD Granat, SMK Muhammadiyah Ambon dalam welcome speechnya menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, ia pun meminta dukungan semua pihak dan mengajak semua pengurus Granat, siswa-siswi dan guru SMK Muhammadiyah Ambon untuk peduli dan mendukung program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

Sebagai program unggulan dan prioritasnya kali ini, Prilian juga mendorong kawasan bebas rokok, sesuai dengan amanat Permendikbud Nomor 64 Tahun 2015 di Ruang Public SMK Muhammadiyah Ambon, karena menurutnya rokoklah sebagai pintu utama Narkotika.

Sementara itu Ketua DPC Granat Kota Ambon, Ahmad Ilham Sipahutar, M.Si, dalam arahannya, menyampaikan bahwa kondisi masyarakat saat ini sering acuh terhadap lingkungan, ditambah lagi minimnya komunikasi melalui forum warga, bahkan seringkali masyarakat melihat dan mendengar terjadi transaksi narkotika terjadi dilingkungannya tapi hanya diam dan tidak berbuat apa-apa, hal inilah yang membuat gagalnya upaya pemberantasan narkotika tanpa partisipasi aktif masyarakat yang ada.

Dikalangan pelajar, kata Sekretaris MPM PW Muhammadiyah Maluku ini, berdasarkan data penelitian Puslitkes Universitas Indonesia (UI) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 2016 lalu menyebutkan, pengguna narkoba pelajar dan mahasiswa mencapai 27,32. Angka ini kemungkinan bisa terus meningkat kembali karena beredarnya sejumlah narkotika jenis baru dari waktu ke waktu.

Narkotika di kalangan pelajar dan mahasiswa ini, disebabkan usia mereka yang labil dan mudah dipengaruhi. Di mana awalnya mereka hanya mencoba-coba hingga akhirnya menjadi pemakai teratur atau aktif dan kecanduan. Dan saat ini para pelajar dan mahasiswa masih tetap menjadi sasaran peredaran narkotika potensial.

Untuk itu DPC Granat Kota Ambon menganggap penting untuk melebarkan sayap melalui rayon ke SMA/SMK/MA dalam rangka deteksi dini dan lebih maksimalnya P4GN bagi generasi muda usia sekolah tentunya. Tambahnya, prevalensi penyalahgunaan narkoba mencapai 2,18% atau sekitar 4 juta orang.

Pasalnya, dari tahun ke tahun, ada pengguna baru karena beberapa faktor, seperti pasokan dari luar negeri, kurang efektifnya penegakan hukum, apatis masyarakat serta selalu berubahnya variasi pola dan modus jaringan narkotika.

Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah Ambon, yang juga Dewan Penasehat DPC Granat Kota AmbonYasmin Kamsurya, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih atas pembentukan Granat di SMK Muhammadiyah Ambon, beliau memberikan apresiasi yang positif kepada DPC Granat Kota Ambon, dan siap bermitra kedepan dalam mendukung berbagai program P4GN, yang diinisiasi oleh Granat kedepan.

Sementara itu, Jamin Nurlette, Ketua PD IPM Maluku, menyambut baik kegatan ini, dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah siap bermitra strategis dalam kegiatan P4GN tentunya. Program Seminar Hardiknas bersama kali ini, sebagai awal kemitraan yang baik bagi warga Pelajar Muhammadiyah yang ada.

Sementara itu Kasie Kurikulum Bidang Pembinaan SMA yang mewakili Kadis Dikbud Maluku Ibu Nety Badriyah, yang menyampaikan bahwa kita saat ini sudah darurat narkotika. Bahkan menurut beliau, secara nasional disamping isu narkotika, juga sex dikalangan pelajar menjadi isu bersama, ditengah perkembangan teknologi HP Android saat ini, juga diikuti dampak negatifnya, dimana semua informasi yang berhubungan dengan hal itu, cukup satu klik semua terbuka, tutur beliau. Untuk itu perlu perhatian bersama dari orang tua dan guru, agar lebih dekat dengan anak – anaknya, ditengah pekerjaan juga harus menyempatkan diri sebagai sahabat terbaik anak kita. Dengan hadirnya granat di sekolah, maka program bimbingan dan pendampingan diharapkan akan lebih maksimal kedepannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap SMK Muhammadiyah yang responsif, untuk itu beliau berharap kedepan bisa menjadi duta–duta Anti Narkotika didaerah, bahkan nasional dalam menginisiasi program–program P4GN dilingkungan pelajar kita. Diakhir sambutannya, beliau membuka secara resmi Seminar Hardiknas dengan topik: “ Penyuluhan Anti Narkotika secara Holistik, Integral & Berkelanjutan bagi Guru & Pelajar “, yang menghadirkan PGRI Maluku, Dinkes Kota Ambon serta Ketua DPD Granat Maluku dan BNN Provinsi Maluku yang berlangsung di SMK Muhammadiyah, Kemarin. (Bil)