MALUKUnews, Ambon: Ibadah Misa Natal Minggu (24/12) malam di Ambon tak hanya mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Puluhan pemuda dari remaja mesjid dan pecalang umat Hindu juga ikut mengawal jalannya ibadah Pra Natal Kristiani tersebut.

Mereka berjaga hampir semua gereja besar di pusat kota Ambon. Pantauan Malukunews, Remas dan Pecalang ini terlihat berjaga di gereja Silo, Maranath, Katedral dan Rehobot.

Ketua remaja mesjid Maluku, Dzulkifli Lestaluhu mengatakan, sebanyak lima puluh pemuda muslim di kerahkan untuk berjaga di gereja. Selain itu, warga yang bertempat tinggal dekat dengan gereja juga ikut berjaga selama Natal.

“apa yang kami canangkan sejak 2010 sampai hari ini adalah pam swakarsa ke delapan, walaupun minim dukungan kami tetap laksanakan, kami ingin juga seluruh yang ada di kota Ambon kami jaga, tapi kemampuan kami terbatas. “katanya.

Penjagaan ibadah Misa Natal oleh Remas dan pecalang ini merupakan bentuk toleransi umat beragama yang di Maluku yang masih terjaga. Kegiatan inipun disambut suka cita umat Kristiani di daerah ini.

“untuk menjaga keamanan disaat perayaan pra natal, kami jelas merasa sukacita kami rasa senang sekali, kamipun turut berterimakasih kepada semua pihak, teman teman dari muslim maupun dari hindu, ini namanya keanekaragaman kami berharap konteks ini juga terus terjaga” kata Richard Luhukay, Majelis Jemaat Gereja Silo.

Tak hanya menjaga keamanan jalannya ibadah Misa Natal Hingga selesai, Remas dan Pecalang ini juga ikut bersalaman, memberi ucapan selamat Natal 25 Desember. Mereka juga terlihat mengatur lalu lintas di kawasan gereja sambil membantu para jemaat menyebrang jalan. (fatih)