MALUKUnews, Ambon: Embarkasi Antara yang telah disepakati bersama Pemerintah Pusat (Pempus) dalam hal ini Kementrian Agama (Kemenag) RI dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku mendapat respon positif. Embarkasi Antara itu kini sementara dalam proses pembangunannya. Namun masih saja ditemukan kendala terutama soal pembebasan lahan.

Kesepakatan pembangunan embarkasi itu melibatkan pihak-pihak diantaranya,Kakanwil Agama Maluku, Kabid Haji, Kakanwil Pertanahan, Dinas PU Provinsi Maluku, Camat Baguala, Kepala Desa Waeheru serta instansi terkait lainnya. Pertemuan tersebut dipimpin langsung Plh Asisten I Setda Maluku, Henri Far - Far yang dihadiri Karo Pemerintahan Setda Maluku Jasmono yang berlangsung di ruang rapat Lantai II Kantor Gubernur Maluku, kemarin.

Kakanwil Agama Provinsi Maluku Fesal Musaad, menjelaskan pembangunan fasilitas yang siap dikerjakan sangat lengkap bahkan asrama haji tersebut akan dibangun setara dengan hotel berbintang tiga untuk dinikmati para calon jamaah haji asal Maluku, yang sudah tidak lagi harus capek karena langsung embarkasi di Maluku dalam hal ini Kota Ambon.

Hal yang menjadi kendala pembangunan embarkasi, karena tidak ada jalan masuk hingga sudah disepakati dengan Kepala Desa yang telah mendapat kepercayaan dari pemilik tanah. Untuk saat ini pemerintah akan membeli lahan 1,3 hektar dari kurang lebih 7 hektar, namun belum menyepakati soal harga karena semuanya itu ada ketentuannya.

Ditambahkan pula, dengan adanya kerjasama yang baik bersama Pemprov Maluku, maka itulah yang akan membuat kita semakin kuat lebih lagi masyarakat Maluku semakin makmur.

" Menyangkut fasilitasi yang dibuat seandainya tidak digunakan oleh calon jamaah haji, maka diberikan untuk kegiatan apa saja yang dimintakan oleh pemerintah untuk digunakan, " ujar Musad.

Lanjut Musad, yang pasti sekarang ini kami harus serius melihat kendala yang ada, sebab nantinya dibulan Mei Menteri Agama RI Lukman Hakim Syaifuddin hadir kembali ke Kota Ambon Provinsi Maluku untuk melakukan peletakan batu pertama tanda dimulainya pembangunan embarkasi antara di Kota Ambon. (JA)