MALUKUnews, Ambon: Dua anggota TNI Kodam XVI Pattimura terluka saat terjadi kecelakaan lalu-lintas di Kawasan Batu Merah, Jalan Sultan Hasanuddin, Kota Ambon, Selasa (07/08), sore.

Mobil tank (panzer) Tarantula milik Kodam XVI Pattimura yang mereka mengendarainya terjungkal tepat di Kawasan Batu Merah, Jalan Jenderal Sudirman. Akibat kecelakaan itu membuat lalu-lintas di Kota Ambon macet total.

Insiden terbaliknya mobil tank milik Detasemen Kaveleri (Denkav), 5/BLC, Kodam Pattimura sempat mengemparkan warga Desa Batumerah. Warga rame-rame berlari keluar rumah setelah terdengar bunyi benturan keras saat kecelakaan naas itu terjadi. Tidak ada korban dalam peristiwa ini, hanya saja dua Denkav itu terluka dan dilarikan ke Rumah Sakit Tentara. Kedua anggota itu diduga mengalami benturan keras saat kecelakaan.

Menurut informasi yang dihimpun, kecelakaan kendaraan perang milik TNI itu akibat menabrak pembatas jalan saat melaju dari arah kota hendak menanjak naik ke jalan Jenderal Sudirman (tanjakan Batu Merah).

Menurut petugas Kodam yang ada di TKP, mobil tank buatan Korea ini mengalami gangguan pada hodrolik yang berhubungan dengan kendali pada stirnya. “ Setir mobil itu terkunci dan tidak bisa memutar ke kanan maupun kiri,” ajarnya salah satu anggota TNI kepada waratwan di TKP.

Kepala Penerangan Kodam Pattimura Kolonel Arm Sarkistan Sihaloho mengaku, peristiwa ini berawal ketika Detasemen Kaveleri 5/BLC akan menggelar latihan di Kawasan Negeri Liang Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah.

“Ditengah perjalanan pengemudinya mengatakan setirnya (kemudi) terkancing di kiri dan menabrak trotoar,” ungkap Sihaloho seperti di lansir salah satu harian local di Ambon, hari ini. (Qin)