MALUKUnews, Ambon: Pada september 2018 terjadi deflasi di kota ambon sebesar 0,45% akibat terjadinya penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 127,59 pada Agustus 2018 menjadi 127,02 pada september 2018.

Inflasi tahun kalender kota Ambon pada september 2018 sebesar 0,98% dan inflasi tahun ke tahun (september 2018 terhadap september 2017) sebesar -056 persen.

Dumangar Hutauruk mengatakan deflasi di Kota Ambon terjadi karena adanya penurunan IHK pada 2 kelompok pengeluaran yakni pada kelompok bahan makanan sebesar 4,18 persen, dan lada kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,14 persen.

"inflasi terjadi pada 5 kelompok pengeluaran yakni kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,13 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,10 persen, kelompok sandang sebesar 0,22 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,37 persen, dan pada kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,68 persen." ujar Dumangar

Menurutnya dibulan september 2018, komoditi komoditi dalam paket komoditas IHK Kota Ambon yang mengalami kenaikan harga memberikan sumbangan/andil terhadap inflasi kota Ambon sebesar 0,8685 persen sedangkan komoditi komoditi yang mengalami penurunan harga membrrikan sumbangan/andil bagi inflasi Kota Ambon sebesar -1,3206 persen.

Ia jug menambahkan komoditas yang dominan menyumbang inflasi di Kota Ambon adalah mie, angkutan udara, ikan cakalang, asap, rokok kretek, dan lemon cina. Komoditas yang dominan menyumbang deflasi di kota Ambon adalah ikan layang, cabai merah, kangkung, cabai rawit, dan daun melinjo. (Sin)