MALUKUnews, Ambon: Isak tangis keluarga 14 anak buah kapal (ABK) kapal ikan Yora 03, pecah setelah memastikan suami, anak maupun kerabat mereka ditemukan selamat.

Ratusan keluarga ABK menanti kedatangan mereka di dermaga Belakang Kantor Wika, Negeri Hative Kecil, Kecamatan Sirimau Kota Ambon, Minggu (3/8), pukul 13.00 WIT.

Belasan ABK ini sempat hilang selama sepekan di laut Seram, sejak Sabtu, 26 Agustus 2017. Kapal Yora 03 ditemukan pada Jumat, 1 September 2017. Seluruh ABK ditemukan dalam kondisi sehat.

Mereka adalah Izak Frangky Tohatta (nakhoda) Ambrosis Pieter (BAS), dan kru: Stevi Tutarima, Yacob Pattiwaelapia, Ardnol Pattipeilohy, Alex Heariej, Librek Pelupessy, Roberto Pelupessy, Ronaldo Lawalatta, Paul Lawalatta, Yondrikus Pelupessy, Hendrik Patty, Yofan Ralahalu, serta Fery (koki).

Kepala Polsek Sirimau AKP Welhelmus Minanlarat menjelaskan kronologi kapal naas itu hilang kontak dan terombang ambing di perairan Maluku. Berawal pada Sabtu, 26 Agustus, sekira pukul 01.00 WIT. Kapal memancing ikan diantara laut Seram dan laut Obi, Maluku Utara.

Usai memancing tepatnya di dekat rompong Bitung, Sulawesi Utara kapal rencananya menuju pangkalan umpan di laut Obi. Naas menimpa kapal nelayan itu terjadi ketika di tengah perjalanan menuju lokasi umpan. As kopleng kapal tiba-tiba patah. Akibatnya, kapal tidak bisa berlayar dan terhanyut terbawa arus

“Pertama kapal dibawa arus menuju barat antara Pulau Buru dan Pulau Sanana (Maluku Utara),” ungkap Kapolsek sebagaimana penuturan nahkoda kapal Izak Frangky Tohatta (55), kemarin. Esok hari kapal kembali terbawa gelombang menuju pulau Manipa, Seram Bagian Barat. Pada Senin, 28 Agustus, gelombang laut kembali membawa kapal menuju laut Selat Sanana dan esoknya menuju laut Maluku Utara.

Pada Rabu, 30 Agustus, kapal naas ini kembali terbawa menuju antara laut Maluku Utara dengan laut Bitung. Merasa terbawa jauh, mereka berupaya mencari pertolongan dengan membakar pakaian ABK di atas kapal. Tepat pada hari Kamis, 31 Agustus, KM. Sinar Samudera 5 tujuan Bitung melintas kawasan terdamparnya kapal, sekitar pukul 08.00 WIT.

KM. Sinar Samudra 5 memberikan pertolongan dan menarik Kapal Yora 03 menuju Pulau Bitung.

Penemuan kapal pencari ikan itu tidak sampai di telinga keluarga maupun sejumlah pihak yang sedang mencari keberadaan kapal. “Pada hari Kamis, 31 Agustus, Kapal Yora 06 dari dermaga Galala melakukan pencarian, menuju laut Obi tetapi tidak ditemukan,” ujarnya.

Kapal Yora 03 berhasil ditemukan setelah mendapat informasi dari PT KM. Sinar Samudra 5. Mendapat kabar itu, Kapal Yora 06 menuju Pulau Obi. Mereka melihat Kapal Yora 03 melepas jangkar tepat hari Jumat, 1 September. “Hari itu juga, Kapal Yora 03 ditarik oleh kapal Yora 06 menuju Ambon,” jelas Kapolsek.

Tiba di Ambon dengan selamat, ABK memanjatkan doa di atas kapal dan gereja sementara jemaat GPM Gatik. “Ibadah syukur dihadiri sekitar 300 orang Jemaat GPM Gatik. Hingga berakhirnya kegiatan ibadah, situasi terpantau dalam keadaan aman terkendali,” tandasnya.

Untuk diketahui, kapal nelayan KM Yora 3 yang dinyatakan hilang kontak sejak pekan lalu di perairan Maluku, membuat sejumlah instansi terkait melakukan pencarian. Sebuah pesawat milik Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia juga dikerahkan untuk melakukan pencarian tapi tidak menemukan jejak kapal tersebut. (CR1)

Sumber: Koran Kabar Timur