MALUKUnews, Ambon: Hari Ulang Tahun (HUT) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI),ke-45, 23 Juli 2018, lalu dijadikan sebagai momentum refleksi dan proyeksi gerakan kepemudaan, khusus dalam menjawab kaderisasi kepemimpinan kaum muda di Tahun Politik 2019 nantinya.

Semarak HUT KNPI itu juga disambut DPD KNPI Kota Ambon dibawa sorotan tema, Pemuda Kreatif Terus Berkarya Membangun Negeri, “ demikian yang disampaikan Ketua DPD KNPI Kota Ambon, Ahmad Ilham Sipahutar kepada Malukunews.co, kemarin.

Mantan Ketua Umum HMI Cabang Ambon ini mengatakan, jika Pemuda sejatinya selalu memiliki kekuatan tersendiri bagi setiap generasinya, sehingga senantiasa terlibat sebagai pelaku sejarah di setiap zamannya. Hal ini, bukan hanya sebatas generasi penerus tongkat estafet kepemimpinan perjalanan bangsa, bahkan lebih dari itu Pemuda harus terus mengasah kreatifitasnya untuk terus berkarya dalam mewujudkan bangsa yang produktif, sebagai tanggung jawab kebangsaan yang dimilikinya.

“ Sudah saatnya Pemuda mengambil tongkat komando peran strategis dalam berbagai aspek kehidupan yang ada, termasuk dalam berbagai agenda sosial kemasyarakatan maupun perhelatan kontestasi politik yang ada, ” katanya.

DPD KNPI Kota Ambon dalam rangkaian HUT Ke-45 itu menggelar aksi sosial berupa kegiatan donor darah, kegiatan berlangsung atas kerjasama Bank Panin KC Ambon, sebanyak 98 kantong berbagai golongan darah berhasil dikumpulkan. Kegiatan sosial kemanusiaan ini dilaksanakan di Hall Depan Mall ACC Passo, dengan melibatkan manajemen Ambon City Center, Cinema XXI, TNI/ Polri, Entrasol, OKP/ Pemuda Kota yang berlangsung Sabtu kemarin. Puluhan kantong darah tersebut didonorkan Pengurus DPD KNPI Kota Ambon, Karyawan Bank Panin, TNI/ Polri, OKP dan Mahasiswa, bahkan beberapa masyarakat Pengunjung Mall ACC yang ikut menyumbang darahnya.

Bersama Manager Panin Bank Ambon, Nur Saman, Ketua DPD KNPI Kota Ambon yang ikut serta mendonorkan darahnya, kegiatan ini rutin dilaksanakan, sebagai bagian dari kampanye memasyarakatkan kegiatan donor darah ini, mengajak teman-teman lainnya khususnya Pemuda untuk berpartisipasi dan mengambil langkah, dalam menjaga ketersediaan stok darah secara kontinu di Bank Darah UTD PMI tentunya, maupun bertujuan untuk membantu warga yang membutuhkan darah nantinya.

Menurutnya, sekarang ini kebutuhan darah sangat meningkat tajam, sementara stok sangat menipis bahkan sering habis, dengan harapan sejumlah darah yang telah terkumpul, dapat bermanfaat bagi sesama dan yang membutuhkan

Ia juga juga berharap Pemerintah Daerah dapat melihat fasilitas yang ada dan memberikan perhatian terhadap keberadaan Unit Transfusi Darah PMI ini, agar kedepan bisa lebih maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat luas.

Tak hanya menggelar kegiatan donor darah ini, KNPI Kota Ambon dalam rangkaian Hut ke 45 itu juga mengajak para Pendonor diajak Nonton Bareng Film " 22 menit " di Studio 7 Cinema XXI Mall ACC ini. Acara ini diawali dengan menyanyikan lagu ulang tahun dan Meniup Kue HUT 45 KNPI Sekkot Ambon. Acara Nobar ini diikuti ratusan Peserta, dari Peserta Donor Darah, Rekan Pengurus KNPI, OKP, TNI/ Polri dan Karyawan Panin Bank Ambon.

Sekkot Ambon, Anthony Gustaf Latuheru mewakili Walikota Ambon menyambut baik kegiatan ini, dan memberikan apresiasi yang tinggi untuk DPD KNPI Kota Ambon, dibawah komando Bung Ahmad Ilham Sipahutar. Hal ini terlihat, sudah cukup banyak program yang ditelurkan, dan beberapanya bahkan mitra dengan Pemkot.

Sementara itu direktur Panin Bank Nur Saman, dalam sambutannya memberikan ucapan terima kasih untuk teman – teman DPD KNPI Kota Ambon yang telah bermitra dengan Panin Bank, semoga kedepan bisa terus bermitra dan mendukung berbagai kegiatan Tim Creativ Bank Panin tentunya.

Sementara itu, Ahmad Ilham Sipahutar, menyampaikan pihaknya menggelar acara nonton bareng bersama generasi millenial, para Peserta donor darah dan seluruh kru yang terlibat didalam kepanitiaan yang menyukseskan kegiatan ini tentunya. Dimana Film "22 Menit" ini dibuat dengan latar belakang bom Thamrin tahun 2016 di Jakarta yang telah merenggut 21 korban dan 8 Orang di antaranya tewas. 4 orang terindetifikasi sebagai pelaku dan sisanya sebagai warga sipil.

Ia menambahkan generasi millenial harus mengambil peran dalam menangkal isu radikalisme. Ia berharap generasi millenial yang berada di OKP yang ada, bisa menghargai perbedaan, bekerja keras, dan mau bersama-sama membangun negara dengan ilmu demi kemajuan dan kejayaan Indonesia di masa depan. " Bersama pemerintah dan aparat kita bergandengan tangan menjadi bangsa Indonesia 1 dalam kebhinekaan 1 dalam cita-cita bangsa yang besar bangsa Indonesia," imbuhnya. (MN-2)