MALUKUnews, Ambon: Panwaslu Kabupaten Kepulauan Aru merekomendasikan pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 10 Kelurahan Siwalima Kecamatan Pulau-pulau Aru.

Coblos ulang harus dilakukan akibat ditemukan adanya pemilih yang datang mencoblos menggunakan undangan orang lain

Hal tersebut diungkapkan anggota Panwaslu Kabupaten Kepulauan Aru, Jordan Boro Bahi kepada Siwalima di kantor Panwaslu Aru, Rabu (9/12).

Dikatakan, keempat orang yang kedapatan melakukan pencoblosan dengan menggunakan undangan orang lain tersebut sementara ini dalam proses pemeriksaan Divisi Penegakan Hukum Panwaslu Aru.

Informasi yang dihimpun Siwalima di TPS 10 Kelurahan Siwalima, terungkap keempat orang tersebut merupakan karyawan dari CV Aru Maritiem milik Wiky Theny. Mereka disuruh Wiky untuk mencoblos.

Setelah ketahuan oleh PPS dan diperiksa kelengkapan administrasinya, diketahui keempat orang ini ber-KTP luar Aru.

Keempat orang ini kemudian diamankan oleh pihak keamanan TPS tersebut dan diserahkan ke pihak Panwaslu Aru untuk selanjut­nya dimintai keterangan terkait perbuatan yang dilakukan. ( S5)