MALUKUnews, Ambon: Anggota Polsek Kawasan Pelabu­han Dobo Polres Kepu­lauan Aru, Brigpol Rein Habibuw tertembak saat ber­ada di pos jaga, Jumat (10/3) sore.

Informasi yang diperoleh me­yebutkan, diduga korban ditembak oleh rekannya Brig­pol Abdulah Tamnge. Korban terkena tem-bakan di bagian paha dan sementara dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Maluku, Tantui Ambon.

Peristiwa ini terjadi saat korban, Brigpol Abdulah Tamnge dan beberapa rekan berada di pos jaga. Tiba-tiba Tamnge mencabut pistol dan peluru pun meluncur ke arah paha korban.

“Saat itu baik korban dan pelaku berada di pos jaga Mapolsek Pe­labuhan di Dobo. Tiba-tiba pelaku mencabut pistol dan terdengar suara letusan,” ungkap sumber di Polres Kepulauan Aru, kepada Siwalima, Sabtu (11/3).

Korban meringis kesakitan, saat pahanya tertembus timah panas. Rekan-rekannya langsung meng­evakuasi korban ke Rumah Sakit Dobo. Namun karena proyektil masih bersarang di paha, korban kemudian dievakuasi ke Ambon pada Sabtu (11/3) menggunakan pesawat komersil Trigana Air.

Diduga timah panas tidak keluar begitu saja dari moncong pistol, kalau pelatuknya tidak ditarik.

“Tidak mungkin pistol bisa me­letus begitu saja jika peme­gang­nya tidak menarik pelatuknya. Wa­laupun dibuang maupun dibanting, senjata tidak mungkin meletus kalau pelatuknya tidak ditarik,” kata sumber itu lagi.

Dijelaskan, pistol atau senjata bisa meletus atau menembak ha­rus ditarik pelatuknya yang memicu pen memukul bokong munisi. Saat bokong munisi terkena pen, maka munisi meledak oleh mesiu dan menjadi daya dorong proyektil ke­luar melalui laras senjata menuju sasaran yang diinginkan.

Kapolres Kepulauan Aru, AKBP Adolof Bormasa yang dikonfirmasi membenarkan tertembaknya Habi­buw. Namun ia memban­tah, korban ditembak langsung oleh Brigpol Abdulah Tamnge.

“Tidak ada itu anggota polisi tem­bak polisi di sini. Ini kecelakaan ka­rena saat letusan pistol yang tidak disengaja, proyektil keluar me­mantul dinding dan terkena kor­ban,” jelasnya.

Bormasa enggan memberikan keterangan lebih jauh soal pe­ristiwa ini. Ia mengaku sementara meng­ikuti acara sehingga tidak bisa memberikan keterangan lebih lanjut. “Maaf ya, saya sementara meng­hadiri acara dan saya tidak bisa memberikan keterangan melalui te­lepon,” kata Bormasa dan langsung memutuskan sambungan telepon.

Sementara Kabid Humas Polda Maluku AKBP Abner Richard Tatuh yang juga didikonfirmasi, mengaku belum mengetahui peristiwa ini. (siwalima)