MALUKUnews, Dobo: Menjelang era pasar global Asia di tahun 2015 ini, salah satu sektor yang dilirik adalah sektor pariwisata.Dimana sektor ini akan mendatangkan incam yang besar bagi daerah yang memiliki obyek wisata. Salah satu daerah yang memiliki obyek wisata cukup banyak adalah Kabupaten Kepulauan Aru.

Sangat disayangkan, peningkatan bidang pariwisata di Aru sangat memprihatinkan bila dibandingkan dengan daerah lain di Maluku. Hal ini disampaikan oleh beberapa anggota DPRD Provinsi Maluku dalam kunjungan kerja pekan kemarin di Kabupaten yang berjuluk Bumi Jargaria itu.

Menyikapi kondisi kepariwisataan di Aru yang sangat memprihatinkan ini, Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kepulauan Aru Ny. Selvisina de Fretes kepada media ini mengatakan, pariwisata di daerah ini memang sangat memprihatinkan dan membutuhkan banyak perbaikan dan panataan. Nantinya akan membawah perubahan bagi obyek yang sudah ada maupun bagaimana obyek wisata baru cukup banyak di daerah ini juga bisa di tatah dengan baik,” Memang sangat memprihatinkan pariwisata di daerah ini, butuh perbaikan,penataan dan perubahan bagi obyek yang ada juga bagaimana kita membangun obyek wisata yang belum tarsentu yang masih banyak di Daerah ini,” kata Kadis.

Dinas Parawisata sendiri untuk saat ini telah memberikan perhatian serius bagi beberapa obyek wisata di Pulau Wamar dengan memberikan bantuan agar tempat tersebut bisa dikelolah dengan baik. Agar nantinya memberikan kenyamanan bagi orang yang berwisata ke tempat tersebut,obyek wisata yang menjadi perhatian dinas. Diantaranya di Desa Durjela, Batu Cora dan obyek wisata yang dikelola pemerintah daerah di Belakang Wamar. (Gus)