MALUKUnews, Dobo: Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Jhon Persulessy, S.Sos kepada media ini di ruang kerjanya, Selasa (17/02), mengatakan, bahwa sampai saat ini masih banyak masyarakat di Kabupaten Kepulauan Aru yang belum memiliki Kartu Tanda Penduduk Eloktronik (E-KTP). Untuk itu pihaknya sangat berharap bagi masyarakat yang belum memiliki E-KTP agar bisa datang ke kantor Dikduk Capil untuk mengurusnya. “ Saya harapkan bagi masyarakat yang belum memiliki E-KTP untuk bisa datang dan mengurusnya di Dikduk Capil, karena bagi yang datang mengurusnya mereka langsung melakukan perekaman dan bisa mengambil KTP saat itu juga,” ujar Kadis.

Satu hal yang menjadi kendala pada saat perekapan adalah signal atau jaringan yang tidak normal, sehingga perekapan bisa beberapa menit namun juga bisa berjam-jam bahkan berhari-hari karena ketidak normalnya jaringan. ”Kendala yang kita hadapi saat perekapan adalah jaringan atau signal yang kadang tidak normal sehingga perekapan bisa sampai berjam-jam adapula yang sampai beberapa hari,” kata Persulessy.

Ditambahkan juga bahwa E-KTP saat ini berlaku seumur hidup,tidak seperti yang dibuat pada tahun sebelumnya yang berlaku hanya lima tahun saja,dan bagi warga masyarakat yang mengurus E-KTP tidak dipungut biaya administrasi. “ Untuk diketahui masyarakat bahwa pengurusan E-KTP itu tidak dipungut biaya administrasi alias gratis dan kalau ada pegawai yang memungut biasa,dapat dilaporkan kepada dirinya sebagai pimpinan dan akan diberi sangsi tegas bagi pegawai tersebut,”ungkapnya.

Selain E-KTP, Kata Perulessy, pengurusan lainnya seperti, Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, Akte Pernikahan, Akte Perceraian dan Akte Kematian juga tidak di pungut biaya oleh dinas,karena sesuai Disamping pelayanan E-KTP,s alah satu program yang dilakukan pihak Disduk Capil ada pemutahiran data penduduk di Kabupaten Kepulauan Aru dengan tujuan untuk mengetahui jumlah dan perkembangan penduduk di Kabupaten ini dan sudah dilakukan pada beberapa Desa di Kecamatan Pulau-pulau Aru. ” Kita sudah melakukan pemutahiran data pada beberapa Desa di kecamatan Pulau-pulau Aru dan salah satunya di Desa Tunguwatu,” kata Kadis.

Kadis juga mengatakan bahwa pemutahiran data ini juga akan di lakukan di kecamatan-kecamatan lain,namun saat ini kondisi alam tidak bersahabat, tapi dirinya memastikan pemutahiran data penduduk akan tetap terlaksana sehingga semua penduduk bisa terdata. (Gus)