MALUKUnews, Namrole: Warga Desa Elfule Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) enggan untuk mengikuti Pencoblosan Suara Ulang (PSU) pada TPS III desa setempat tersebut.

Pantauan media ini pada proses pencoblosan suara ulang yang digelar oleh KPU Buru Selatan khusus untuk TPS III Desa Elfule dibuka sejak pagi hari bagi masyarakat yang terdaftar pada DPT 452 pemilih di TPS tersebut.

Proses pencoblosan berjalan aman dan lancar hingga berakhir pada pukul 13.00 Wit sesuau aturan yang berlaku.

Penghitungan suara dilakukan dengan lancar oleh petugas TPS dan disaksikan oleh petugas Panwaslu Kecamatan setempat.

Jumlah suara yang diperoleh oleh pasangan calon, untuk paaangan SANTUN memperoleh 11 suara, pasangan BAILEO peroleh 85 suara dan pasangan HEBAT hanya peroleh 1 suara saja.

Dengan demukian jumlah pemilih yabg datang untuk mencoblos pada proses PSU 97 orang pemilih dari jumlah DPT 452 pemilih.

Pantauan media proses PSU ini mendapat ekstra pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Hal itu terlihat adanya Kapolres dan Wakapolres Pulau Buru, AKBP Adhitama Budi Satrio dan Kompol Fery Mulyana Suryana.

Selain itu dari Pemda dalam hal ini Sekda Bursel Syharoel Pawa didampingi Asisten I Alfario Soumokil, dua orang yakni Esau Tasane dan Rasyid Sahubawa, Kabag Kesbangpol Ismid Thio dan Kabag Pemerintahan Ridwan Nyio. Mereka datang untuk memantau proses PSU.

Syharoel Pawa kepada awak media mengatakan, karena adanya pelanggaran dan telah dilaksanakan PSU maka telah selesa masalahnya.

Terhadap enpat orang petugas TPS yang melakukan pelanggaran kata Pawa itu merupakan domainnya Panwas untuk memprosesnya.

"Sen5oga (PSU) ini berjalan selesai tidak bermasalah to, tidak ada masalah to. Kelihatan situasi ini jalan lancar-lancar," ujar Pawa.

Lanjut Pawa terhadap tingkat partisipasi masyarakat dalam mengikuti proses pencoblosan di Buru Selatan kata pawa cukup baik diatas 70 persen. (Nardo)