MALUKUnews, Ambon: Sesosok mayat yang ditemukan diatas pohon lansat di hutan Desa Waesili, Kecamatan Waesama, Kabupaten Buru Selatan, kemarin itu, mulai ditemukan titik terangnya, siapa sosok mayat itu.

Seorang ibu rumah tangga asal Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, dengan tegasnya mengatakan, sosok mayat itu adalah kemungkinan besar adalah suaminya, Jais Mahu. Suaminya saat ini masih dinyatakan hilang sejak dua bulan lalu di Desa Waetawa, Kecamatan Wesama, Buru Selatan. Suaminya berada di Desa Waetawa dalam rangka naik cengkeh disana untuk kebutuhan hidup keluarga. “ Terkait kehilangan itu suami saya itu, kami sudah melaporkannya kepada kepala desa dan aparat setempat disana, namun belum ada penjelasan terkait keberadaan suami saya itu,” ujar Suriati yang disampaikan pamannya bernama Sipay kepada *Malukunews.co via ponsel, Senin (03/12), pagi.

Bagimana dia yakin sosok mayat itu adalah suaminya ?, kata Sipay, menyambung cerita Suriati, ia mengenalnya dari cicin dan baju yang masih melekat ditubuh mayat itu. “ Saat saya datang ke Desa Waesili itu, ada sudara saya yang bilang mayat yang tergantung itu salah satu cirinya memakai cincin dan baju. “ Saya mengenal baju dan cincin itu, sehingga saya bisa pastikan sosok mayat itu adalah suami saya. Saya menyesal karena saat dikuburkan itu, saya terlambat datang, sehingga tidak melihat kondisi mayat suami saya itu secara langsung. Maklum, desa saya di Luhu jauh sekali,” ujar Suriati yang kutif dari pamannya itu.

Lanjut Suriati, ia dan kelurganya berharap, pihak kepolisian bisa mengungkap motif pembunuhan itu secepatnya. Siapapun pelakunya harus segera ditangkap. “ Tolong bantu kami untuk mengungkap siapa pelaku dengan tega membunuh suami saya secara keji itu,” kata Suriaty yang sampaikan pamannya kepada Malukunews.co. (Qin)