MALUKUnews, Namrole: Masyarakat Buru Selatan (Bursel) minta perhatian serius dari pemerintah Provinsi Maluku terhadap kondisi jalan lintas Namrole-Leksula yang saat ini terputusa dan kondisi jalannya yang sangat memprihatinkan.

Kondisi ruas jalan Namrole-Leksula sampai saat ini belum beraspal dan berstatus jalan provinsi itu telah putus akibat hujan terus mengguyur wilayah itu.

Putusnya ruas jalan tersebut suda sejak Minggu (08/07), lalu dan hanya bisa lewati dengan jalan kaku dan kendaraan roda dua. Sementara kendaraan roda empat tidak bisa melewati ruas jalan itu.

Kabag Umum Setda Kabupaten Buru Selatan, Semy Teslatu kepada wartawan di Namrole, Rabu (11/7), mengatakan, ia bersama Asisten I Alfario Soumokil akan melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Leksula nanun batal akibat akses jalan terputus.

Dia mengatakan, saat mereka melakukan perjalanan menyusuri ruas jalan Namrole- Leksula tepatnya di kawasan Desa Wamkana, Kecamatan Namrole, ternyata mobil yang ditumpanginya tidak bisa dilanjutkan. Lantaran jalan itu sudah terputus sekitar lima meter. Akibat terputusnya jalan, rencana untuk kunjungan kerja batal dilakukan dan harus kembali lagu ke Namrole.

Dengan kondisi jalan seperti itu, Teslatu meminta perhatian serius Pemerintah Provinsi Maluku untuk segera memperhatikan ruas jalan tersebut yang merupakan kewenangan pekerjaan pemprov Maluku. (Nar)