MALUKUnews, Namrole: AVAVOT adalah sebuah tradisi memancing ikan sambil menyanyi di kali Mngeswaen oleh masyarakat adat Desa Mngeswaen, Kecamatan Fena Fafan, Kabupaten Buru Selatan (Bursel). Memancing ikan sambil bernyanyi ini suda ada sejak dulu sampai sekarang.

Tradisi Avavot ini suda ada sejak dulu dan masih berlangsung sampai saat ini dilakukan oleh masyarakat desa Mngeswaen bila mereka ingin memancing ikan kali.

Di kali ini, oleh masyarakat setempat sebagai aktivitas mereka untuk mandi dan mencuci pakian. Airnya sangat jernih dan sangat dingin.

Air di sungai ini, walau di siang hari terasa sangat dingin sekali. Karena desa ini bmberada didalan lemba, diapit oleh bukit-buki yang sangat tinggih.

Salah satu pemuda Stevy Seleky, kemarin, bercerita bahwa, tradisi Avavot yakni memancing ikan sambil bernyanyi ini suda sejak moyang mereka dan masih dilakukan sampai sekarang.

"Avavot ini suda dari dulu oleh orang tua kami. Dan tradisi ini masih dilakukan oleh kami kalau memancing di kali ini", tutur Seleky.

Dikatakan, kalau memancing ikan di kali Mngeswaen mereka menggunakan senar dan kail, dan umpannya harus menggunakan cacing tanah.

"Umpannya cacing, tidak boleh umpan lain dan sambil menyanyi nanti ikannya keluar dan makan," tuturnya.

Lagu yang dinyanyikan kata Seleky, ada lagunya sendiri dan bukan lagu yang lain.

Dikatakan lagi, ikan-ikan yang dipancing itu sebesar jempol ibu jadi tangan. Katanya lagi bahwa ada juga ikan yang ukuran besar sebesar telapak tangan orang dewasa.

"Disepanjang kali Mngeswaen ini, bisamancing, ikannya bersembunyi di celah-celah batu dan ikannya akan keluar kalau menyanyi," jelasnya. (Nar)