MALUKUnews, Buru: Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke XXI tahun 2017 diperingati oleh seluruh jajaran pegawai negeri sipil (PNS) Kabupaten Buru yang dipimpin inspektur upacara Penjabat Bupati Buru, Ismail Usemahu dalam upacara bendera berlangsung Selasa (25/04/17) di lapangan upacara kantor Bupati Buru.

Tema Hari Otonomi Daerah ke XXI Tahun 2017 kali ini adalah Dengan Semangat Otonomi Daerah, Kita Tingkatkan Kinerja Pelayanan Publik Melalui E-Goverment yang memilki empat makna pokok.

Makna tersebut kata Mendagri dalam sambutannya yang dibacakan Penjabat Bupati Buru Ismail Usemahu diantaranya, pelaksanaan otonomi daerah harus mampu meningkatkan pelayanan publik sesuai dengan kepentingan masyarakat. “Upaya peningkatan kinerja pelayanan public harus dikelola berbasis teknologo informasi dan komunikasi agar masyarakat memperoleh informasi secara mudah, cepat dan tepat tentang prosedur pelayanan public yang disediakan oleh pemerintah”, katanya.

Saat ini tambah Mendagri, terdapat 542 daerah otonom yang terdiri dari 34 provinsi 415 kabupaten dan 93 kota. “Berdasarkan hasil Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (EKPPD) tahun 2016 terhadap Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) tahun 2015, ada sejumlah pemerintah daerah dengan capaian kinerjanya sangat tinggi, namun ada pula pemerintah daerah dengan capaian kinerja yang masih sangat rendah,” papar Mendagri.

Lebih jauh dikatakan, pemerintah pusat melalui program Nawa Cita Kabinet Kerja telah berketetapan untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara kesatuan, pemerintah pusat melalui berbagai instrument kebijakan dan program, senantiasa mendorong dan mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. (burukab.go.id)