MALUKUnews, Ambon: Kapolda Maluku Irjen. Pol. Royke Lumowa, mengatakan, bahwa sesuai laporan yang diterima dari Kapolres Buru, AKBP. Aditya B. Satrio, bahwa saat ini tak ada lagi aktifitas penambangan di gunung botak di Pulau Buru, Maluku. Penegasan ini disampaikan Kapolda Royke kepada wartawan usai kegiatan Farawell dan Pisah Sambut Kapolda Lama Irjen Pol. Andap Budhi Revianto kepadanya di Kampus Universitas Pattimura Ambon, Senin, kemarin.

Kapolda dengan dua bintang di pundaknya ini juga menyampaikan, laporan yang diterima dari Kapolres Buru, bahwa hingga saat ini penegakan hukum tetap digalakkan. Sosialiasi, peringatan-peringatan sampai dengan pengusiran para penambang ilegal juga terus dilakukan.

“Sampai saat ini laporan dari Kapolres dan pak Waka (Polda), tidak ada aktivitas. Tapi tidak sampai 100 persen. Ada satu dua orang yang mungkin masih beroperasi. Akan terus kita himbau dan melakukan penegakan hukum,” jelas Kapolda.

Ia menegaskan, segala aktifitas ilegal dan melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku akan ditindak sesuai prosedur hukum. Khusus persoalan kerusakan lingkungan, mantan Kakor Lantas Polri ini menegaskan kepada para pelaku untuk tidak dilakukan di tanah para raja-raja tersebut. “Yang dapat merusak lingkungan tidak boleh hadir di tanah Maluku,” tegasnya. (Qin)