MALUKUnews, Buru: Empat ekor sapi milik warga di Dusun Malmede, Desa Kubalahing kecamatan Lolong Guba, kabupaten Buru Minggu (20/08) pagi ditemukan mati.

empat ekor sapi tersebut ditemukan mati dengan kondisi perut membuncit, setelah meminum air, dari limbah buangan tromol pengolahan emas milik salah satu warga yang mengandung bahan kimia, mercury dan sianida. sapi sapi tersebut diduga mati keracunan, limbah berbahaya itu.

Khawatir dengan kematian hewan ternak, dapat berimbas ke manusia, warga sekitar pun langsung mendatangi salah satu tromol, dan menutup paksa tromol milik Haji Komar, yang sedang beroperasi.

Warga pun meminta pihak kepolisian dan dinas kesehatan untuk menyediki kasus ini, agar tidak menyebabkan korban dari warga sekitar akibat pencemaran limbah berbahaya tersebut.

Aktivitas tromol pengolahan emas di kawasan ini kembali marak, setelah aktivitas penambangan emas ilegal di gunung botak dan Lolong Guna kembali terjadi. Tromol tromol ini bahkan dibangun disekitar pemukiman penduduk>

Tambang emas ilegal Gunung Botak dan sekitarnya, telah ditutup resmi november 2015 lalu, atas intruksi Presiden Joko Widodo. Penutupan didasari adanya penggunaan bahan kimia berbahaya oleh penambang seperti mercury dan sianida.(ED).