MALUKUnews, Namlea: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku melakukan supervisi dan pembinaan pengawasan tahapan kampanye Pemilihan Guburnur dan Wakil Gubernur Maluku di Kabupaten Buru serta pembinaan kapasitas Panwaslu di Kecamatan se Kabupaten Buru.

Supervisi dan pembinaan pengawas pemilu itu dilakukan di kantor Panwaslu Kabupaten Buru, Kecamatan Lilialy dan Waplau, Kamis (22/02).

Anggota Bawaslu Provinsi Maluku, Astuti Usman selaku koordinator tim supervisi memberikan pengarahan terkait regulasi yang digunakan untuk mengawasi tahapan kampanye sampai dengan tahapan pemungutan dan penghitungan suara kepada Panwaslu Kabupaten Buru dan Panwascam Lilialy dan Waplau.

Peran Panwaslu Kabupaten, Panwascam, PPL yang jauh lebih besar pada Pemilu atau pemilhan kali ini diharapkan dapat ikut menyukseskan Pemilu dengan berkonsentrasi pada setiap tahapan dan siaga di TPS masing-masing pada saat bertugas. Demikian ditulis Astuti dalam rilisnya yang diterima Malukunews.co, Kamis, (22/02) pagi.

" Kepada seluruh jajaran pengawas Pemilu diminta untuk mengawasi setiap tahapan sampai dengan rekapitulasi penghitungan suara dan memastikan semuanya berjalan sesuai prosedur, " himbau Astuti.

Pada kesempatan itu, Astuti juga menjelaskan tentang regulasi pengawasan kampanye dalam rapat umum. “ Peserta Pemilu tidak boleh melakukan kampanye menggunakan fasilitas negara, ” tegas Astuti.

Hadir dalam supervisi dan pembinaan pada Kantor Panwaslu Kabupaten Buru, Anggota Bawaslu Provinsi Maluku didampingi oleh Ketua, Anggota, Kasek Panwaslu Kabupaten Buru melanjutkan perjalanan ke Sekretariat Panwaslu Kecamatan Liliali dan Kecamatan Waplau untuk melakukan supervisi terkait tugas-tugas Pengawasan dan pembinaan terhadap jajaran panwas dan staf Sekertariatan.

Hal ini dilaksanakan untuk melihat langsung kinerja jajaran pengawas pemilu. Didapati staf sekretariat Panwascam yang sedang bertugas mengerjakan laporan pengawasan. Diharapkan kepada seluruh jajaran agar terus memupuk soliditas dan tetap saling berkoordinasi dalam melaksanan tugas karena hal tersebut akan mejadi kekuatan kita dalam menghadapi berbagai persoalan baik itu dari dalam maupun dari luar, " tegas Astuti. (MN)