MALUKUnews, Namlea: Buaya sepanjang tiga meter yang selama ini menghantui warga karena sering muncul di Obyek Wisata Telaga Air Asin, Desa Jikumerasa, Kecamatan Liliyali, Jumat pagi (8/9), telah ditemukan tewas dan pada bagian kepala terdapat luka tembak.

Berita penemuan buaya yang telah tewas itu, sontak bikin geger seisi kampung Jikumerasa. Warga lantas berduyun-duyun datang menyaksikan.Bahkan anak-anak kecil dengan tidak rasa takut menyaksikan dari dekat dan ikut memegang bangkai buaya."Selama ini ada yang takut-takuti kalau ini buaya penunggu telaga. Ternyata hanya buaya biasa yang nyasar sampai di sini," tutur Emha Batpoty, warga yang datang menyaksikan buaya itu.

Sementara itu, Ketua RT setempat bernama La Ubi kepada wartawan mengatakan, buaya yang ditemukan tewas itu selama ini sering berkeliaran di dalam Telaga Air Asin.Kemunculannya yang tidak tentu itu telah menjadi momok bagi masyarakat yang bepergian ke kebun dengan mendayung perahu.

Bahkan sejak setahun lalu, buaya ini suka muncul di malam hari dekat jembatan yang membentang di atas telaga. Dengan matanya yang merah darah saat disorot lampu, buaya ini tak takut dengan hiruk pikuk lautan manusia yang menontonnya dari atas jembatan.

Karena itu ada yang menghembuskan mitos, kalau ini buaya jadi-jadian. Sebagai tuan penunggu Telaga Air Asin. Masyarakat sempat termakan mitos itu, sehingga saat jadi tontonan warga di malam hari, tak ada satupun warga yang mengusiknya. Namun kata La Ubi, saat kemunculannya dia malam lalu, ada petugas polisi bersenjata yang lewat di sana, lalu menembaknya.

Usai ditembak, buaya itu menghilang dan baru ditemukan jumat pagi hanyut terbawa arus telaga. Karena tak ada tanda-tanda terakam, beberapa pemuda Jikumerasa turun ke telaga dan mengambil buaya tersebut . Ternyata buaya telah mati.

Tokoh masyarakat Jikumerasa, Saleh Hatlesy kepada wartawan juga menjelaskan, kalau buaya itu bukan penunggu telaga, melainkan anakan buaya yang pernah dipelihara kemudian lepas. "Usia buaya ini sudah puluhan tahun. Dahulu ada yang memelihara di kebun di sekitar telaga, kemudian lepas,"jelasnya.

Ia juga menambahkan, kalau buaya yang tewas itu bukan buaya yang sama di Telaga Air Tawar Jikumerasa Kecil. Buaya itu pernah memangsa anak SMAN 2 Namlea tahun 2015 lalu hingga tewas.(Li)