MALUKUnews, Jakarta: Sekalipun bukan pengganti susu, namun produk susu kental manis masih boleh dikonsumsi dengan aturan-aturan tertentu. Salah satunya dengan memperhatikan konsumsi gula Anda dalam satu hari.

"Dia (susu kental manis) dipakai dalam jumlah yang terbatas. Dia tidak boleh dipakai seenaknya. Yang paling banyak bisa dipakai untuk kebutuhan memasak, kuliner, bisa ditambahkan di makanan dan minuman," jelas dr. Tirta Prawita MSc, Sp. GK dari Perhimpunan Dokter Spesialis Gizi Klinik Indonesia ketikah dihubungi Health Liputan6.com pada Selasa (12/6/2018).

Tirta mengatakan, penggunaan susu kental manis dalam sehari tidak boleh melebihi satu sampai empat sendok makan.

"Itu sudah maksimal banget penggunaannya. Karena kandungan gula yang sangat banyak," kata Tirta.

Adapun penggunaan ini bukan hanya konsumsi susu kental manis saja namun juga konsumsi gula secara keseluruhan.

"Bukan hanya dari susu kental manis. Jadi kalau kita minum teh manis, kita hitung juga, kalau kita memasak kemudian ada gula pasir, itu juga kita hitung," jelas dokter Tirta.

Dokter Tirta menganjurkan, konsumsi gula yang boleh dikonsumsi setiap harinya sebanyak 10 persen dari kebutuhan tubuh seseorang.

"Jadi kalau rata-rata adalah 2 ribu kalori. Kebutuhannya kan berarti 200 kalori. Kalau 200 kalori berarti kurang lebih 40 sampai 50 gram," jelas Tirta.

Perhitungan di atas sendiri diasumsikan bahwa setiap satu sendok makan mengandung 10 gram gula (liputan6.com)