MALUKUnews: Banyak orang yang ingin berpenampilan langsing dan menarik. Hal ini dapat diraih dengan cara diet ketat sehingga menurunkan berat badan secara cepat. Akan tetapi penurunan badan dalam waktu singkat dapat menimbulkan risiko dan efek kesehatan yang merugikan. Berat badan dengan penurunan cepat bisa terjadi keadaan abnormal dan mengkhawatirkan karena dalam waktu singkat sekitar 1-2 minggu. Kebanyakan orang lakukan sebelum peristiwa penting seperti pernikahan.

Sayangnya, penurunan berat badan yang cepat adalah bukan cara terbaik untuk diet karena ada konsekuensi serius yang dapat terjadi pada kesehatan orang tersebut. Dampak Menurunkan Berat Badan dengan Diet Ketat adalah sebagai berikut:

  1. Tingkat metabolism berkurang Tentu saja, tubuh memiliki cara untuk melindungi sistem terhadap penurunan berat badan yang berlebihan. Jika menghitung kalori tiba-tiba turun, tubuh mengkompensasi dengan mengurangi tingkat metabolisme tubuh.

  2. Hilangnya massa otot Tubuh akan memasuki proses ketosis (pembakaran otot untuk energi) untuk mengurangi rasa lapar, tetapi cara ini berbahaya dan tidak sehat. Jika kandungan lemak berkurang, tubuh akan kehilangan beberapa massa otot.

  3. Malnutrisi Ketika diet ini orang akan membatasi konsumsi makanan yang mereka konsumsi sehingga sering tidak sesuai dengan jumlah nutrisi yang direkomendasikan dan kurang gizi. Jika dibiarkan terus bisa memiliki risiko kesehatan yang serius. Malnutrisi juga dapat menyebabkan asupan berkurang dari vitamin dan mineral yang dapat melemahkan folikel rambut dan membuat rapur dan kehilangan.

  4. Masalah Kulit Studi menunjukkan ketika berat hilang dengan cepat, kulit tidak mendapatkan cukup waktu untuk mengurangi ukuran keadaan baru, memicu terjadi stretch mark. Selain itu, ada juga kemungkinan memiliki kulit flexes.

  5. Insomnia/Sulit Tidur Umumnya sulit untuk mendapatkan cukup tidur dan istirahat malam pada saat perut kosong atau lapar, kondisi ini memicu gangguan tidur dari waktu ke waktu dapat insomnia.

  6. Diare Kondisi ini juga dapat menyebabkan diare berat yang kadang-kadang disertai dengan sembelit. Kondisi ini tentu dapat membantu Anda menurunkan berat badan, tetapi dalam jangka waktu tertentu dapat menyebabkan dehidrasi dan bahkan mengancam nyawa.

  7. Gangguan Makan Gangguan makan diketahui menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti gizi buruk, kehilangan elektrolit, mineral, anemia, hipertensi, ketidakseimbangan hormon, interfilitas, osteoporosis, kelelahan dan gangguan organ.

  8. Penyakit jantung Penurunan berat badan yang cepat dapat menekan kerja jantung dan membuatnya lebih stres, kondisi ini bisa menjadi salah satu faktor risiko untuk penyakit jantung sehingga orang-orang yang melakukan diet yo-yo lebih besar bisa mengalama peningkatan risiko penyakit jantung. (int)