MALUKUnews, Jakarta: Setelah berolahraga, ada hal-hal yang ternyata pantang kita lakukan, termasuk setelah berlari, baik jarak jauh maupun jarak pendek. Ada hal-hal penting yang tak boleh terlewat agar tubuh tetap sehat dan memaksimalkan dampak postitif berolahraga.

Lalu, apa saja yang tak boleh dilakukan setalah melakukan olahraga lari? Berikut beberapa di antaranya.

Melewatkan pendinginan

Jika sebelum lari kita membutuhkan pemanasan sebagai cara mempersiapkan tubuh, maka setelahnya pun kita perlu melakukan pendinginan. Kegiatan ini untuk memudahkan masa peralihan dari stres yang dialami tubuh selama berlari ke kondisi normal seperti biasa.

Kalau kita tiba-tiba berhenti berlari dan langsung duduk atau tiduran, hal itu bisa menyebabkan otot kaku karena sel-selnya masih panas dan denyut jantung masih kencang, tetapi tubuh justru tidak bergerak. Pendinginan juga akan membantu proses pemulihan jika ada masalah pada sendi dan otot.

Menyentuh wajah saat berkeringat

Menyentuh wajah dengan tangan setelah berlari, dengan kondisi wajah yang berkeringat, akan menyebarkan bakteri sehingga bisa membuat kita berjerawat. Oleh sebab itu, jangan lupa mencuci tangan dan muka setelah berkeringat untuk menghindari kontaminasi bakteri.

Makan dan minum berlebihan

Kelaparan setelah lari memang sangat wajar. Tapi kita tidak boleh kalap dan langsung mengkonsumsi banyak makanan. Selain bisa menyebabkan gangguan perut akibat gerak peristaltik usus yang masih belum siap, langsung makan setelah berolahraga akan membuat kita cenderung impulsif.

Begitu pula dengan minum. Berlari akan menghabiskan banyak cairan tubuh. Namun minum berlebihan akan membuat tubuh menjadi lemas. Sebaiknya konsumsi cairan yang mengandung elektrolit atau minum jus buah setelah berolahraga untuk mencegah dehidrasi dan menggantikan ion tubuh yang hilang. (tempo.co)

TABLOIDBINTANG