MALUKUnews, Ambon: Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Provinsi Maluku, dr. Rita Tahitu mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 1378 penduduk di Provinsi Maluku telah terjangkit Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS).

Dikatakan, selama 20 tahun belakangan ini sejak 1994 hingga 2014 secara komulatif tercatat 2641 penduduk yang telah melakukan pemeriksaan terhadap penyakit Human Immunodeficiency Virus atau HIV dan AIDS itu.

Lebih rinci, dia menjelaskan dari data yang dihimpun ternyata terdapat 1263 penduduk yang turut mengidap penyakit HIV sementara sisanya telah dinyatakan sebagai pengidap endemis AIDS.

"Komulatifnya yang telah mengikuti pemeriksaan adalah sebanyak 2641 orang namun yang telah dinyatakan AIDS adalah 1378 orang, sisanya baru mengindap penyakit HIV," jelasnya kepada sejumlah wartawan, Senin (09/11), di Ambon.

dijelaskannya, penularan virus tersebut sering terjadi pada saat seseorang berhubungan intim, jarum suntik yang terkontaminasi, transfusi darah, ibu yang sedang menyusui, dan berbagai macam bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut.

Penyakit HIV/AIDS di Maluku lebih banyak disebarkan oleh kalangan pria. Hal ini dikarenakan pria lebih didekatkan dengan faktor 3M (Man,Mobile and Much Money). Selain itu juga usia yang sering dirambah oleh penyakit itu berkisar antara umur 15 hingga 39 tahun.

"Usia ini sangat rentan bahkan jika dipresentasekan berkisar 76 persen dari jumlah kasus penyakit tersebut."katanya. (Shella)