MALUKUnews, Ambon: KPU Kabupaten Malteng menemukan sejumlah dokumen data dukungan pasangan HEBAT yang diduga kuat bermasalah.

“KPU memang tidak dalam kedudukan untuk menguji bahwa apakah dokumen dukungan HEBAT itu asli atau sebaliknya. Namun sejauh ini kita mencurigai adanya dokumen dukungan dalam hal ini, Surat Keterangan (Suket) Domisili Penduduk yang di masukan dalam daftar dukungan HEBAT itu sangat mencurigakan. Kita menyarankan agar warga yang merasa dirugikan akibat data itu untuk me­ngadu ke Bawaslu atau Pan­waslu setempat,” tandas Komisioner KPU Malteng, A Ningkeula kepada wartawan di Masohi, Kamis (4/1).

Ningkeula mengungkapkan, suket yang dilampirkan dalam dokumen dukungan HEBAT ternyata banyak yang tanggal penerbitannya di hari yang sama.

“Ada ribuan suket warga yang dilampirkan dalam berkas dukungan HEBAT yang diterbitkan dalam sehari. Belum lagi keanehan lain, se­perti, nama dalam suket wanita tetapi fotonya adalah laki-laki atau sebaliknya,” ungkapnya.

Dijelaskan, jumlah seluruh dukungan HEBAT di Kabupaten Malteng yang saat ini sedang diverivikasi faktual berjumlah lebih dari 35 ribu. Hasilnya, jelas Ningkeula, akan disampaikan pada saat KPU melakukan rekapitulasi.

“Jumlah seluruhnya itu lebih dari 35 ribu dukungan. Saat ini proses verifikasi data sedang dilakukan pada selu­ruh PPS di Malteng. Nantinya hasil proses verifikasi di ting­kat KPU akan berlangsung 6 - 7 Januari mendatang,” jelasnya.

Menurutnya, sesuai keten­tuan KPU dan jajarannya bertugas memastikan apakah benar warga yang bersang­kutan memberikan dukungan ataukah tidak.

“Jika kemudian warga mengaku memberi dukungan, selanjutkan kita akan meminta dokumen aslinya. Jika yang bersangkutan tidak mampu menunjukan dokumen kepen­dudukannya yang asli, seperti KTP atau suket yang asli, maka dukungan itu kita ang­gap tidak memenuhi syarat. Pastinya hasil seluruhnya akan kita sampaikan nanti, setelah KPU kabupaten se­cara resmi melakukan rekapi­tulasi,” ungkapnya. (S5)