MALUKUnews, Ambon: Safari ramadhan Wakil Kepala Polisi Daerah (Wakapolda) Maluku, Brigjen. Pol. Drs. Hasanuddin, SH, MH, yang bertempat di masjid Nurul Awal, Negeri Wakal, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah, berlangsung penuh hidmat, Selasa (29/05).

Safari ramadhan yang dirangkai dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan shalat tarawe ini menghadirkan masyarakat ketiga negeri di wilayah itu yang kerap kali sering bertikai. Ketiga negeri itu, masing-masing Hitu Messing, Hitu Lama dan Wakal.

Dalam kesempatan itu, ketiga raja atau kepala desa ini diberi kesempatan untuk menyampaikan sambutannya. Dalam sambutan itu, ketiga raja itu seakan kompak. Intinya, mereka dengan bahasa yang sama mengucapkan terima kasih kepada Polda Maluku yang telah memfasilitasi buka puasa bersama dengan melibatkan ketiga negeri itu untuk duduk bersama. Semoga dengan buka puasa bersama seperti ini, kedepan keamanan di ketiga negeri ini lebih baik lagi, sehingga tidak ada lagi rasa curiga antara satu sama lain. “ Kami menghaturkan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas segala peristiwa yang pernah terjadi pada beberpa waktu lalu,” demikian ucapan yang sama yang keluar dari mulut ketiga raja dalam sambutannya secara bergilir.

Sementara itu, Wakpolda Maluku, Hasanuddin, dalam sambutannya, mengajak agar para jamaah senantisa selalu bersyukur atas berbagai nikmat Allah SWT yang telah diberikan. Terutama nikmat keamanan yang saat ini sudah kita rasakan bersama. “ Karena tanpa nikmat keamanan seluruh aktifitas menjadi terganggu,” ucap Mantan Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease ini. Wakapolda pun mencontohkan, teladan yang diberikan Nabi Ibrahim AS kepada kita semua. Dimana permohonan yang pertama kali disampaikan Nabi Ibrahim kepada Allah SWT adalah nikmat aman, setelah di beri rasa aman kemudian baru diminta nikmat rizki. “ Jadi mari kita menjaga keamanan yang sudah baik ini dengan memperbanyak silaturahmi. Karena salah satu keuntungan dari silaturahmi itu sendiri adalah memperpanjang umur kita,” kata Mantan Dansat Brimob Maluku ini.

Lanjut Hasanuddin, ia juga menekankan, bahwa menjelang maupun pada saat Pilkada serentak tahun 2018 dan Pemilu 2019 mendatang, Maluku harus aman dan tentram, jangan muda terprovonasi dengan isu-isu yang meyesatkan. “ Seluruh komponen masyarakat harus bersatu untuk secara bersama merawat keamanan yang sudah baik ini,” ucapnya.

Hadir juga dalam acara ini, adalah Bupati Maluku Tengah, Tuasikal Abua, Irwasda Polda Maluku, serta para tokoh adat, agama dan tokoh pemuda dari ketiga negeri Hitu Messing, Hitu Lama dan Wakal. (Qin)