MALUKUnews, Ambon: Seorang bayi mungil lahir dengan selamat di kamp penanggulangan bencana Suku Mausu Ane, Kodam XVI/Pattimura, yang berada di Dusun Siahari, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (11/09), pagi, kemarin.

Dalam rilis Pendam XVI Pattimura, yang diterima Malukunews.co, Rabu (12/09), mengatakan, bayi tersebut lahir dalam keadaan sehat, dengan bantuan tim Bidan Puskesmas Pasahari B bernama Ibu Adriana Malaiholo yang dibantu anggota Satgas Penanggulangan Bencana Suku Mausu Ane.

Kepala Penerangan Kodam XVI/Pattimura, Kolonel Arm Sarkistan Sihaloho mengatakan, anak dari Ibu Marlina Siatam (21 Tahun) warga Suku Mausu Ane, itu lahir dengan jenis kelamin laki-laki, normal dan beratnya mencapai 2,8 Kg. Melahirkan ditenda Kamp menjadi pengalaman yang menegangkan bagi orang tua bayi tersebut. Sebelumnya Satgas Kodam XVI/Pattimura pernah membantu proses persalinan bayi warga Suku Mausu Ane tetapi bayi tersebut telah meninggal dunia diakibatkan lahir prematur.

Kodam XVI/Pattimura, selain memberikan bantuan baik bahan pangan dan obat-obatan, juga memberikan pendampingan berupa bantuan jasa. Misalnya pelayanan kesehatan dengan menghadirkan dokter dan bidan. Hal ini diperlukan untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat Suku Mausu Ane tetap sehat. Seluruh tenaga medis yang ada disiapkan ditengah keterbatasan, walaupun masalah bahasa masih menjadi kendala, tetapi mereka tetap memastikan perawatan aman dan baik bagi warga yang akan melahirkan.

“Ada banyak tantangan, tapi bahkan dalam keadaan sulit dan serba terbatas, ada kebahagiaan tersendiri bagi setiap orang yang membantu persalinan mereka”, ujar Kapendam.

Sebagai informasi, saat ini Kodam XVI/Pattimura telah membuat beberapa pemukiman atau rumah singgah yang terbuat dari kayu. Pengerjaannya sedang tahap pembangunan. Pembuatan pemukiman bagi Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Mausu Ane merupakan salah satu langkah yang diambil Kodam XVI/Pattimura dalam memberikan pendampingan bagi mereka dalam jangka panjang, sehingga mereka bisa hidup dengan layak. (Red)