MALUKUnews, Ambon: Hujan yang terus mengguyur wilayah Maluku akhir-akhir ini, membuat masyarakat harus waspada, karena banjir dan tanah longsor kerap menghantui. Ada beberapa daerah di Maluku tergolong masuk wilayah terparah diterjang bencana akibat musim penghujan itu.

Sejauh iini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku telah menetapkan empat kabupaten/kota sebagai daerah yang dianggap terparah diterjang bencana alam akibat curah hujan yang tinggi ini.

Empat daerah itu adalah; Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan Kabupaten Buru.

Kepala BPBD Provinsi Maluku, Farida Salampessy, kepada wartawan di Ambon, mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan BPBD masing-masing kabupaten/kota untuk memberikan bantuan tanggap darurat kepada masyarakat yang terdampak bencana alam.

Dari empat kabupaten/kota tersebut, Kabupaten Maluku Tenggah merupakan daerah yang paling parah terkena dampak bencana alam. “Salah satunya di Desa Negeri Lima, Kecamatan Leihitu,” kata Farida seperti diberitakan salah satu media harian lokal di Ambon, Rabu, hari ini.

Hampir seluruh pemukiman penduduk di desa Negeri Lima diterjang banjir akibat dari meluapnya aliran sungai Way Ela yang merupakan bekas dari jebolnya dam Way Ela pada tahun 2013. (Bil)