MALUKUnews, Ambon: Gubernur Maluku, Said Assagaff marah saat memberikan sambutan pada acara Rapat Kerja (Raker) Pemerintah Provinsi Maluku tahun 2016 yang dipusatkan di Tiakur, Ibu Kota Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), Selasa (11/10). Apa penyebab kemarahan gubernur Maluku ini ?. Ternyata banyak pejabat di lingkungan Pemda Maluku yang tak menghadiri acara Raker ini. Karena melihat pesertanya yang kurang, gubernur langsung meluapkan emosinya. "Saya sudah memerintahkan Sekda Hamin Bin Tahir untuk mendata Kepala Dinas, Badan dan biro maupun Kepala Seksi Perencanaan yang masih berada di Ambon dan tidak menghadiri Raker di MBD. Saya kembali ke Ambon dan langsung melakukan pergantian," kata gubernur saat membuka Raker itu.

Para Kepala Dinas, badan, biro dan kasi perencanaan tidak menghadiri Raker, karena mereka tidak patuh terhadap perintah dan kebijakan pimpinan sehingga perlu ditertibkan. "Mereka saya non job saja sementara waktu. Ini bagian dari pembinaan kepada mereka sehingga taat terhadap aturan dan kebijakan pimpinan," katanya.

Kata Gubernur, kebijakan melakukan Raker yang dipusatkan di kabupaten MBD ini, adalah untuk mendengar secara langsung berbagai keluhan serta mendata berbagai permasalahan yang dihadapi pemerintah dan masyarakat di kabupaten/kota. “ Raker ini bukan acara jalan-jalan, tapi ini serius harus dilaksanakan dan diikuti oleh semua pejabat di lingkup Pemda Maluku,” ucarnya. (Qin)