MALUKUnews, Ambon: Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Doni Monardo mendampingi Menteri BUMN Republik Indonesia Ibu Ririn Soemarno yang melaksanakan kunjungan kerja dan pemberian Bantuan dari Kementrian BUMN kepada Warga Masyarakat yang ada di Perbatasan NKRI- Republik Demokrat Timor Leste (RDTL) yaitu Pulau Lirang, Wetar dan sekitarnya, Maluku Barat Daya.

Turut mendampingi dalam rombongan, Wakil Gubernur Maluku Bpk Zeth Sahuburua, Kapolres MBD, Muspika MBD, Danrem 151/Binaya Kolonel Inf Christian Kurnianto Tuhuteru, Dandim 1507/Saumlaki Letkol Inf Ryan Hermawan, Ketua adat Ds. Ustutun ( Lucash Mabaha ), Danramil 1507-06/Wetar Kapten Inf H.Tarobat dan Kapolsek Wetar Ipda Christian Ahab.

Kegiatan dimulai dengan peresmian Tugu Merah Putih oleh Menteri BUMN, Pangdam XVI/Pattimura, Wakil Gubernur Maluku dan Upacara Penaikan Bendera merah putih yang dipimpin oleh Dandim 1507/Saumlaki Letkol Inf Ryan Hermawan di Dusun Manoha. Dilanjutkan rombongan menuju SD dan SMKN Perikanan dan Kelautan Dusun Manoha, di SMKN Perikanan Bantuan-Bantuan yang diberikan berupa sumbangan alat-alat tulis, baju seragam sekolah, Infokus, Printer, Bola Volly dan Bola Kaki.

Setelah itu rombongan meninjau pemasangan Broadband Learning Center (BLC) dan melepas Siswa SMK untuk melanjutkan pendidikan siswa Nusantara ke Jogjakarta yang merupakan Program Bantuan dari Bank Mandiri. Rombongan selanjutnya meresmikan Tugu Kode Pos Wetar Barat dan peresmian BTS Combet Telkomsel yang ditandai dengan pemotongan pita oleh menteri BUMN.Menteri BUMN dan rombongan mengadakan tatap muka dengan toga.toda dan toma yang ada di Dusun Ustutun yang bertempat di Lapangan Bola Kaki Desa Ustutun.

Bpk. Hendrik Mabala Kepala pemuda Dusun Utsusun dalam sambutannya mengatakan Atas berkat Tuhan YME kegiatan pengibaran 1000 bendera merah putih di Pulau Lirang yang berbatasan langsung dengan Negara RDTL dapat terlaksana dengan baik, inilah hakikat bangsa dan bernegara yang menjaga dan menjamin keutuhan Bangsa Indonesia. Adapun bantuan-bantuan dukungan dari Ibu Menteri BUMN, Pangdam XVI/Pattimura, Danrem 151/Binaiya, Dandim 1507/Saumlaki dan Bpk Ketua DPRD MBD dan seluruh lapisan masyarakat sehingga kegiatan pengibaran 1000 bendera dapat terlaksana dengan baik.

“Saya akan membacakan aspirasi masyarakat Pulau Wetar dan Lirang, Pasca pemansangan bendera akan di laksanakan satu kegiatan kedepan dan kita minta presiden akan datang ke Pulau Wetar dan Lirang. Kami minta, pembangunan infrastuktur jalan lingkar Wetar dan Lirang, pemberdayaan masyarakat baik nelayan maupun petani, akses air bersih di seluruh kecamatan wetar. Fasilitas kesehatan dan tenaga medis yang profesional (dokter minimal dua tersebar di seluruh empat Kecamatan Wetar. Kami minta pembangunan sarana komunikasi, tempat penampung ikan (TPI) yang ada di desa Klishatu segera di fungsikan demi tercapainya kesejahteraan bagi Masyarakat yang ada di perbatasan, pemasangan fasilitas penerangan di Pulau Wetar dan Lirang.Kami minta diberikan kesempatan seluasnya bagi pelajar untuk mengambil bagian dalam proses bela Negara ABRI dan POLRI. Sebelum tower permanen dibangun, maka tower ini tidak boleh di keluarkan dari Pulau Lirang kecamatan Wetar Barat. Kami harap pemenuhan 9 bahan pokok sembako di Pulau-Pulau terluar dan terbatas lebih khusus di Pulau Wetar dan Pulau Lirang.Kami minta pembangunan satu lapangan terbang berskala maskapai perintis. Rumah sakit terapung berupa spid boad cepat yang memadai yang dalamnya terdapat fasilitas medis. Bank di semua Kecamatan Wetar.Pertamina di Pulau Lirang kecamatan Wetar barat.Pembangunan jembatan di desa Arwala Kecamatan Wetar Timur, Dermaga lirang secepatnya harus diselesaikan karena sudah dari tahun 2009, 2010 hingga saat ini belum selesai. Renofasi tempat ibadah (gereja) d1 Jemaat GPM Ustutun dan Pembangunan gereja di Ilmamau”.

Wakil Gubernur Maluku Bpk. Zeth Sahaburua dalam sambutannya menyampaikan Mari kita sambut salam kemerdekaan kita "Merdeka" dan sambut salam Persaudaraan kita "Kalwedoo", hari ini kita hadir di Pulau Lirang ini untuk menancapkan bendera merah putih di Tapal Batas NKRI pertanda kedaulatan kita jaga, kita mempertahankan Negara Republik Indonesia. “Kita datang dari berbagai suku bangsa dan agama tetapi kita tetap satu Negara Indonesia”, Ujar Wakil Gubernur Maluku.

Bupati MBD Bpk.Barnabas Orno dalam sambutan singkatnya mengucapkan terima kasih atas kehadiran menteri BUMN yang telah memberikan bantuan-bantuan yang meringankan beban pemerintah daerah, Maluku Barat Daya hampir dibingkai oleh perbatasan Timor Leste mulai dari Lirang dan Wetar sedangkan Letti, Moa, Lakor, Babar dan Luang Sermatang berbatasan dengan Australia. Masalah Cuaca dan Transportasi menjadi Kendala terbesar di Kab. MBD tapi Anggaran dan APBD juga menjadi kendala terbesar pula dalam memajukan dan mensejahterakan Warga, untuk itu dengan kehadiran Ibu Menteri kami berharap agar BUMN dapat memberikan perhatian kepada Masyarakat yang ada di MBD. “Kepada Bapak Pangdam kami Masyarakat MBD mengucapkan terima kasih banyak karena atas berkat Jasa Bapak Pangdam Ibu Menteri bisa datang di Pulau Lirang, dalam sejarah Kemerdekaan RI ini baru pertama kalinya Pejabat Pemerintahan datang dan berkunjung ke Pulau Lirang”, Ujar Bupati MBD.

Dalam sambutannya Menteri BUMN Ibu Ririn Soemarno menyampaikan Saya bersama rekan-rekan BUMN mengucapkan terima kasih banyak atas sambutan yg sangat baik oleh masyarakat MBD maupun Mahasiswa dan Mahasiswi, BUMN sebagai Badan usaha milik negara ingin membantu segala kesulitan-kesulitan dan membangun Infrastruktur khusus nya Daerah Pulau terluar.

“Saya berharap Pulau Lirang Kedepannya menjadi Lebih maju dan lebih sejahtera karena saat ini Pulau Lirang telah di Jangkau dan telah di Pasang PLN,Terkomsel, Kode Pos, BRI dan Transportasi dari PELNI”, ujar Ibu Ririn.

Acara tatap muka diakhiri dengan penyerahan secara simbolis bantuan dari Kementrian BUMN kepada Masyarakat Pulau Lirang dan dilanjutakan dengan makan Patita bersama. (Pendam16)