MALUKUnews, Ambon: Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Barnabas Orno, marah besar atas pelayanan jaringan telokomsel di wilayahnya di MBD.

Orno dalam sambungan telponnya berbincang dengan Malukunews.co, Kamis (04/10), siang, bernada marah, dengan mengatakan, pelayanan telkomsel di MBD telah membuat mereka susah.. Bayangkan saja, masa kita mengirim SMS, dua hari kemudian baru SMS itu diterima. Ini sudah tak betul. Apa-apaan ini. Saya marah karena pimpinan telkomsel di Maluku tidak serius melayani kami masyarakat MBD.

Ibu Menteri BUMN, Rini Soemarno saat berkunjung ke MBD bersama Direktur Telkomsel beberapa waktu lalu, telah berjanji, segera memperhatikan jaringan telkomsel di MBD. Namun sampai sekarang janji ibu menteri itu tidak ditindak lanjuti oleh pimpinan telkomsel disini.

Parahnya lagi, saat kedatangan Ibu Menteri Rini Soemarno dan Direktur Telkomsel itu, Telkomsel setempat menaikkan kapasitasnya menjadi 24 brenwick, namun setelah ibu menteri dan rombongannya meninggalkan MBD, telkomsel kembali menurunkan kapasitasnya menjadi 9 brenwick. “ Saya selaku kepala daerah sangat marah sekali dengan sikap dan pelayanan telkomsel terhadap kami disini,” ujar Orno dengan nada kesalnya.

Lanjut Orno, saat ia melakukan kunjungan kerja di beberapa daerah di MBD, jusrtru ia hp-nya memperoleh jaringan sinyal telkomsel dari negara tetangga Timor Leste. “ Ini khan memalukkan bagi negeri ini. Mestinya sinyal telkomsel itu kami peroleh dari daerah kami sendiri, negara kami sendiri, tapi sebaliknya jarinagn telkomsel itu kami peroleh dari negara lain. Ini sangat memaluka,” ucap Wakil Gubernur Maluku terpilih periode 2019-2024 ini.

“ Saya himbau kepada semua masyarakat MBD yang ada diseluruh Indonesia ini, supaya tolong membantu kami untuk menyuarakan derita kami disni kepada pemerintah pusat. Kalau kalian mau, saya juga turun pimpin demo untuk menyuarakan masalah ini,” ujarnya. (Qin)