MALUKUnews, Ambon: Para pencari kerja, pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), rame-rame meninggalkan daerahnya. Pasalnya, dalam proses pendaftaran CPNS secara online tidak bisa dilakukan di wilayah MBD.

Telkomsel di MBD ngadat, sehingga membuat jaringan internet pun hilang alias tak bisa diakses di kabupaten yang berada di pulau terluar Maluku itu.

Bupati MBD, Barnabas Orno, saat berbincang dengan Malukunews.co, via ponsel, Kamis (04/10), siang, juga mengiyakan kondisi sulitnya akses internet di wilayahnya. Jangankan internet, mengirim SMS saja susah. Telkomsel disini payah sekali. “ Akibat sulitnya mengakses internet itu, para para pelamar CPNS di MBD pun banyak yang meninggalkan daerah ini. Setelah saya cek, anak-anak MBD lebih banyak mendaftarkan diri sebagai CPNS di Buru, Malra, Kota Tual dan Kota Ambon. Semua itu mereka lakukan, karena mereka tidak bisa mendaftar CPNS secara online di MBD. Hal seperti ini mestinya menjadi perhatian pemerintah pusat,” ujar Orno yang juga Wakil Gubernur Maluku terpilih 2019-20124.

Bupati Orno pun mengaku kesal dan marah terhadap pihak telkomsel. Mereka tidak melayani wilayah MBD dengan maksimal. Padahal, kata Orno, saat Menteri BUMN, Rini Soemarno dan Direktur Telkomsel berkunjung ke MBD beberapa waktu lalu, mereka berjanji, jaringan telkomsel di MBD akan lebih baik. Hanya saja pihak telkomsel disini tidak menindak lanjuti kemauan ibu menteri dan direktur Telkomsel itu. “ Kami protes keras terhadap pelayanan telkomsel disni,” ujar Orno. (MN-01)