MALUKUnews, Ambon: Drs. Barnabas Nataniel Orno, selaku orang tua di wilayah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang terbentang dari Serili Pulau Masela Matahari Terbit sampai ke Ustutun Pulau Lirang Matahari terbenam, memohon kepada seluruh masyarakat MBD, baik yang berdomisili di wilayah Kabupaten MBD maupun yang ada di seantero wilayah Propinsi Maluku, supaya bersatu padu mendukung dan memenangkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pemilihan Presiden yang berlangsung 17 April 2019 mendatang.

Kemenangan Jokowi-Ma’ruf menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Periode 2019 - 2024 nanti demi Keutuhan NKRI. Selain itu kata Orno demi untuk keberlangsungan pembangunan di daerah- daerah tertilnggal dan daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan negara luar.

Kata Orno yang juga Bupati MBD ini, seperti di MBD sendiri misalnya, yang berbatasan langsung dengan negara Timor Leste di bagian Barat dan negara Australia di Bagian Selatan. “ Saya mohon demikian karena jujur saya mengakui, bahwa selama kepemimpinan bapak Jokowi sebagai Presiden RI pada periode pertama ini, kita di MBD mulai merasakan dampak positif dari pembangunan. infrastruktur pembangunan serta kebijakan-kebijakan pembangunan lainnya, telah mendorong tumbuh kembangnya perekonomian rakyat”, ujar Orno dalam rilisnya yang diterima Malukunews.co, Selasa (09/04).

Lanjur Orno, sekalipun masih terdapat kekurangan sebagai akibat dari keterbatasan anggaran negara serta ruang lingkup NKRI yang sangat besar dan luas, saya berharap kesemuanya ini dapat dimaklumi dari segi kemanusiaan yang manusiawi. Karena sesungguhnya Pak Jokowi bukanlah Tuhan yang cukup saja bersabdah dalam satu malam semuanya bisa terjadi secara otomatis. “ Untuk itu mari kita semua memberikan kesempatan kepada pak Jokowi sekali lagi untuk melanjutkan kepempinannya di periode keduanya.

Jokowi, kata Orno, kini sedang menyelesaikan mimpi besarnya untuk membangun dan memperkokoh keutuhan tanah air dan tanah tumpah darah Indonesia tercinta. “ Saya memohon demikian karena masyarakat MBD yang tersebar di seluruh wilayah provinsi Maluku memiliki jumlahnya cukup representatif turut menentukan arah perpolitikan Maluku dalam pesta demokrasi ini. Saya mengatakan demikian karena bukan hanya sekedar intrik politik, tapi cukup beralasan, karena berdasarkan data Pilgub Maluku 2017 lalu, jumlah pemilih asal MBD yang berdomisili di luar wilayah Maluku sesuai nama dan alamtnya berjumlah kurang kebih 230.000 jiwa ( tidak termasuk jumlah pemilih di MBD). Demi NKRI dan Maluku bulatkan tekad satukan hati menangkan “JOKOWI-MAARUF” 17 April 2019. “KALWEDO”, demikian kata Orno diakhir rilisnya itu. (Qin)