MALUKUnews, Saumlaki: Kepolisian Resor (Polres) Maluku Tenggara Barat, Provinsi Maluku, hingga kini, Sabtu (26/01), masih mencari 3 orang nelayan yang dilaporkan hilang di perairan Tanimbar pada Kamis (24/1) siang, kemarin.

Menurut rilis yang diterima dari Kasat Polair Polres MTB, Ipda Abdul Rahman Sambas,S.Sos, pencarian dilakukan bersama dengan Pos Sar Saumlaki dan Lanal Saumlaki ke lokasi kejadian.

Ia menyatakan, pencarian yang melibatkan 1 unit Rib Milik Basarnas Ambon, 1 Armada KP. Erapus 2010, 1 Armada KAL Nustual Lanal Saumlaki disekitar lokasi rompon dan perairan Desa Lorulun dilakukan secara intensif, namun belum ditemukan 3 korban tersebut.

Sementara Bhabinkamtibmas Desa Lorulun dan Bhabinkamtimas Desa Tumbur, Kecamatan Wermaktian bersama warga juga turut mencari disekitar pesisir pantai, namun nihil.

Dikatakan, pencarian ini dilakukan setelah pihaknya menerima informasi pada pukul 15.00 WIT dari Nan Suryani melaporkan suaminya, Lasofian (38) bersama 2 rekannya yakni La Diman dan Ongen belum kembali dari melaut.

Suryani, menurut Sambas, menyatakan ketiga nelayan yang menetap di Pasar Baru Omele ini pada pukul 03.00 WIT bersama-sama menggunakan perahu body fiber dengan mesin TS 3GT dari Pasar Omele Sifnana menuju rompon atau tempat penangkap ikan di laut yang terletak 10 mil dari Desa Lorulun, Kecamatan Wermaktian.

Setelah tiba dan memeriksa ikan, mereka kembali dari rompon ke Saumlaki. Namun pada pukul 10.00 Wit, pengemudi body, La Diman memutuskan untuk menuju pesisir pantai karena cuaca tidak bersahabat.

Setelah perjalanan kurang lebih 4 mil La Diman baru menyadari jika salah satu kru, Ongen jatuh dilaut bapak Ladiman memutuskan untuk kembali kerompon mencari Ongen dan sekaligus meminta bantuan nelayan yang dijumpai.

Setelah itu, pelapor menyatakan body perahu dan 2 kru serta orang yang jatuh dilaut belum ditemukan oleh para nelayan yang turut membantu. (Nona)