MALUKUnews, Jakarta: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mensosialisasikan pengawasan pencalonan pemilu legislatif (Pileg) 2019 ke Perindo. Bawaslu mengimbau agar Perindo mengusung caleg yang punya rekam jejak bersih.

"Ini kami keliling ke 16 partai politik dan ini imbauan moral kami agar partai politik (mencalonkan) orang-orang yang bersih yang amanah betul. Tentu kita semua berkomitmen agar persoalan korupsi hilang dari muka bumi Indonesia ini," ujar Ketua Bawaslu Abhan usai bertemu Ketum Perindo Hary Tanoesoedibjo dan pengurus partai di kantor DPP Perindo, Jl Diponegoro, Jakpus, Selasa (3/7/2018).

Abhan menyebut Perindo sudah memiliki pakta integritas para pengurus/kader. Karena itu, Bawaslu mengimbau mengusung caleg yang tidak bermasalah seperti mantan napi teroris, mantan napi kasus narkotika dan mantan napi kasus korupsi.

"Mudah-mudahan nanti dalam praktiknya memang betul Perindo dari pencalonan dari DPR kabupaten sampai RI betul-betul orang yang bersih, yang tidak punya track record jelek atau bermasalah dengan hukum," papar Abhan.

Sementara itu, Hary Tanoe mengapresiasi kunjungan Bawaslu untuk mensosialisasikan pengawasan pencalonan di Pileg. Hary menegaskan akan memilih caleg yang bersih di Pemilu 2019

"Caleg itu kan mewakili konstituen mewakili masyarakat yang mereka wakili tentunya harus memiliki moral yang baik," ujar Hary. (fdn/fdn) Sumber: detik.com