MALUKUnews, Dobo: Dua kepala sekolah SD Warloi dan Murai Baru di Kbaupaten Kepulauan Aru, Maluku, atas nama Yustina Rahayaan dan Melianus Derek dilaporkan sudah hampir tiga tahun ini telah meninggalkan tugasnya. Mereka tidak pernah terlihat batang hidungnya di kedua sekolah yang mereka pimpin itu.

Menurut informasi yang diterima Moluken.com, Rabu (04/09), dari Herman Yerusa, salah satu jurnalis dari Kepulauan Aru, melaporkan, akibat ulang kedua kepala sekolah itu membuat anak-anak di dua desa itu tidak menerimah pelajaran dengan baik, karena para dewan guru tidak bisa mengambil kebijakan untuk mengelola sekolah.
Salah satu warga Warloi yang tak mau namanya disebutkan, mengtakan kekesalannya terhadap dua oknum kepsek yang selama ini hanya menerimah gaji tanpa melaksanakan tugas mereka. “ Ini sebuah pembodohan terhadap anak-anak bangsa yang ada di Aru,” katanya dengan nada kesal.

Sementara itu, Moluken.com, yang berusaha mengonfirmasi kebenaran berita ini, namun hingga kini belum juga berhasil. Sejumlah nomor HP yang dihubungi seperti kepala dinas terkait, namun juga belum berhasil. (Herman/Kiriman Pengunjung)