MALUKUnews, Ambon: Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku bersama tim pemenangan agar ber­saing dalam semangat per­saudaraan. Agama jangan dijadikan alat politik.

Ia berharap semua pihak menjaga proses pilkada di Maluku berjalan aman, tertib dan damai.

“Kita satu saudara besar dalah ba­ngsa Indonesia dan sebagai Men­teri Agama saya berpesan agar aga­ma harus sebagai pemersatu, kita saling menjaga harkat martabat ke­manusiaan bukan justru menggu­nakan agama untuk saling meren­dah­kan satu dengan yang lain,” tandas Lukman, kepada wartawan usai membuka rapat kerja Kementerian Agama Wilayah Maluku dan pertemuan dengan tokoh agama dan masyarakat di MCM, Senin, pekan lalu.

Lukman menegaskan, agama harus mempersatukan semua mas­yarakat di Maluku, bukan dijadikan alat politik untuk memenangkan pilkada.

“Kami tegaskan tidak boleh menggunakan isu-isu seperti ini, tetapi mari kita sama-sama menjaga agar proses pilkada, dan pesta demokrasi ini berjalan dengan aman damai dan lancar sesuai dengan konstitusi yang ada di negara ini,” ujarnya.

“Intinya kita berharap pilkada di Maluku bisa berlangsung lancar,” kata Lukman.

Sebesar apapun perbedaan dalam pilkada, namun persaudaraan seba­gai anak bangsa tetap harus dijaga. Jangan memainkan isu-isu yang me­mecah belah masyarakat. “Sebesar apapun perbedaan kita, sekeras apapun, setajam apapun per­bedaan kita harus ingat hakekat­nya kita adalah bersaudara,” tandas Lukman.

Lukman kembali menegaskan, Pilkada Maluku harus sukses. Siapa­pun terpilih adalah pilihan rakyat.

“Pilkada Maluku yang akan ber­lang­sung pada Juni mendatang ha­rus sukses. Mudah-mudahan pilka­da akan berlangsung dengan aman dan lancar dan siapapun yang ter­pilih dialah yang dipilih oleh rakyat,” tandasnya. (S5)