MALUKUnews, Ambon: Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai pengadaan logistik Pilkada gubernur dan wakil Gubernur Maluku tahun 2018. Pencetakan surat suara dan logistik lainnya dilakukan di kabupaten Gresik, Jawa Timur. “Proses pencetakan dan pengadaan minggu ini sudah kita mulai di Gresik. Saya lupa nama perusahaannya,” kata Koordinator Logistik KPU Maluku, Irene Sosiawaty Pontoh, kemarin.

Jumlah surat suara Pilgub yang akan dicetak sesuai dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 1.149.990 orang. Rincian, kabupaten Kepulauan Aru 54.645, Kota Ambon 207.058, Kabupaten Maluku Tengah 288.557, Kabupaten Seram Bagian Barat 143.229, Kabupaten Seram Bagian Timur 91.963, Kabupaten Buru 88.950, Kabupaten Buru Selatan 51.710, Kabupaten Maluku Tenggara 73.017, Kota Tual 40.058, Kabupaten Maluku Tenggara Barat 63.087, dan Kabupaten Maluku Barat Daya 47.721.

Jumlah ini plus surat suara tambahan sebanyak 2,5 persen untuk masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS). Jumlah TPS yang ditetapkan oleh KPU Provinsi Maluku sebanyak 3.385. Pengadaan surat suara tambahan ini untuk mengantisipasi terjadi pemungutan suara ulang. ”Jadi, ada surat suara tambahan 2,5 persen per TPS,” ungkapnya.

Pengadaan logistik Pilgub Maluku, lanjut Irene, sudah harus selesai dan didistribusikan ke 11 kabupaten/kota bulan ini. Dan diperkirakan didistribusi sampai di semua daerah pada 5 Juni mendatang.

“Perkiraan untuk surat suara paling lama tanggal 5 Juni itu sudah harus ada di KPU kabupaten/kota. Proses lipat sortir sekitar sekitar 1 minggu. Belum lagi logistik lainnya,” kata Pontoh. (KPC) Sumber: Koran Kabar Timur