MALUKUnews, Ambon: Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku, Murad Ismail-Barnabas Orno (BAILEO) mengatakan, Provinsi Maluku dikenal memiliki potensi sumber daya alam yang kaya, terutama potensi sumberdaya lautnya.

Namun kondisi kehidupan masyarakatnya masih dikatakan jauh dari kata sejahtera, kita masih kategori daerah termiskin urut ke 2 dan tingkat pengangguran nomor 1 di Indonesia.

Untuk itu konsep yang ditawarkan untuk membangun Maluku keluar dari garis kemiskinan bukan dengan tambang, bukan dengan pertanian dan gas bangun Maluku.

" Membangun Maluku mulai dari laut, " demikian ujar pasangan BAILEO saat ditanya oleh pasangan Said Assagaff-Andreas Rentanubun tentang kiat apa yang dilakukan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Maluku pada sesi tanya jawab dalam acara debat publik calon gubernur dan wakil gubernur Maluku di gedung Siwalima Ambon, Senin malam.

Debat publik calon gubernur dan wakil gubernur Maluku yang pertama itu mengangkat tema dengan isu krusial tentang upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat demi memajukan daerah.

Pasangan BAILEO menawarkan solusi programnya terkait penanganan kemiskinan di Maluku, menurutnya potensi sumber daya laut di Maluku harus diarahkan sebagai sektor unggulan yang harus dikelola. Sebab, Maluku termasuk wilayah penghasil ikan terbesar di dunia.

Dijelaskan, selain selat Haring di Norwegia, Laut Cina Selatan, perairan Maluku dan Maluku Utara merupakan surga ikan segar terbesar. Di Maluku lanjutnya, terdapat tiga wilayah potensial penghasil ikan yang musti dikembangkan sebagai penopang kesejahteraan daerah. Yakni Laut Seram menghasilkan 16 ribu ton ikan pertahun, Laut Banda 500 ribu ton ikan pertahun tahun Laut Arafura sekitar 1 juta ton pertahun.

Untuk itu pasangan BAILEO berjanji jika terpilih memimpin Maluku lima tahun kedepan tiga wilayah Maluku potensial itu akan dibangun armada pelabuhan perikanan dan pendaratan ikan," kita akan bangun industri perikanan di daerah itu, " terang Orno calon wakil gubernur pasangan BAILEO dipenghujung sisa waktu memberi jawabnya di debat itu. (bil)