MALUKUnews, Ambon: Daftar pemilih tetap (DPT) Provinsi Maluku Pe­milu 2019 hasil per­baikan ta­hap dua (DPTHP-2) ber­da­sarkan pleno KPU Ma­luku Provinsi Maluku, yang ditetapkan oleh KPU RI, Sabtu (15/12), sebanyak 1.266.034 pemi­lih.

Jumlah ini mengalami pe­ningkatan dari DPTHP-1 se­banyak 1.198.498 pemi­lih.

“Setelah kita melakukan pleno, yang kemudian di­tetapkan oleh KPU RI maka DPTHP-2 Maluku untuk Pemilu 2019 sebanyak 1.266.034 pemilih,” ungkap Komisioner KPU Maluku Devisi Data, Hanafi Ren­warin, kepada Siwalima, melalui telepon selulernya, Senin (17/12).

Renwarin mengatakan, dari 1.266.034 pemilih itu ter­sebar di 11 kabupaten/kota, 118 kecamatan, 1.231 desa/kelurahan, dengan jumlah TPS sebanyak 5.514, masing-masing laki-laki 622.403 dan perempuan 643.631, yang tertuang dalam Berita Acara Nomor : 1326/PL.02.1/BA/81/PROV/XII/2018 tentang Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi DPT Hasil Perbaikan Tahap Kedua (DPTJP-2) Tingkat Provinsi Maluku Pemilu 2019, masing-masing Kota Ambon 224.396, Kabupaten Maluku Tengah 319.576 , Kabupaten Seram Bagian Barat 159.968, Kabupaten Seram Bagian Timur 102.112, Kabupaten Buru 98.809, Kabupaten Buru Selatan 52.697, Kabupaten Maluku Tenggara 78.724, Kota Tual 45.496, Kabupaten Maluku Tenggara Barat 68.747, Kabupaten kepulauan Aru 65.948, dan Kabupaten Maluku Barat Daya 52.511.

“Kenaikan DPTHP-2 ini disebabkan karena Daftar Penduduk Pemilih Potensial Pemilu (DP4) yang diserahkan oleh Kemendagri melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, yang kemudian ditindaklanjuti dengan dilakukan coklit sehingga terjadi peningkatan dari sebelumnya 1.198.498 pemilih menjadi 1.266.034 pemilih,” jelasnya.

Dikatakan, dalam DPT tersebut juga tercacat pemilih penyandang disabilitas sebanyak 1.378 pemilih, yang terdiri dari tuna daksa 162 orang, tuna netra 298 orang, tuna rungu/wicara 269 orang, tuna grahitra 102 orang dan disabilitas lainnya 217 orang.

“Bagi pemilih yang namanya tidak tercatat dalam DPTHP-2 maka diperkenankan untuk memilih dengan menggunakan KTP-E dan akan tercatat dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Sementara bagi yang pindah domisili dapat memilih pula dengan menunjukan surat keterangan pindah domilisi yang diurus sebulan sebelum pencoblosan dilakukan yakni 17 April, mendatang,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, setelah melakukan rekapitulasi daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) Pemilu 2019, akhirnya KPU Maluku menetapkan DPTHP Pemilu 2019 sebanyak 1.198.498. Proses rekapitulasi DPTHP itu berlangsung dalam rapat pleno terbuka penetapan DPTHP Pemilu 2019 Tingkat KPU Maluku, selama tiga hari terhitung Jumat (14/9) di Hotel Santika Premire kemudian dilanjutkan hingga Minggu (16/9) dini hari, di Kantor KPU Maluku.

Rapat Pleno itu dipimpin lang-sung oleh Ketua KPU Maluku, Syamsul Rivan Kubangun di­dam­-pingi Komisioner Devisi Data, Hanafi Renwarin dan Komisioner Devisi Logistik Iriane Pontoh.

Rapat pleno yang dilakukan KPU Maluku itu menyusul adanya rekomendasi Bawaslu Maluku yang menemukan 18.918 pemilih ganda di 9 kabupaten/kota di Maluku.

DPTHP Pemilu 2019 sebanyak 1.198.498, yang tersebar di 11 kabupaten/kota di Maluku, 118 kecamatan, 1.231 desa/kelurahan dan 5.395 TPS itu dituangkan dalam Berita Acara Nomor : 998/BA/81/PROV/IX/2018. Kemudian disahkan dalam Keputusan KPU Maluku Nomor : 999/HK.03.1.Kpt/81/PROV/IX/2018 tertanggal 16 September 2018.

Adapun rincian DPTHP Pemilu 2019 itu masing-masing; Kota Ambon 213.748 yang tersebar di 5 kecamatan, 50 desa/kelurahan dan 908 TPS, Kabupaten Maluku Tengah sebanyak 302.498, yang tersebar di 18 kecamatan, 191 desa dan 1.329 TPS.

Kemudian Kabupaten Seram Bagian Barat 149.272, yang ter­­-sebar di 11 kecamatan, 92 desa dan 617 TPS, Kabupaten Seram Bagian Timur 96.695, yang tersebar di 15 kecamatan, 198 desa dan 454 TPS. Kabupaten Buru 91.151, yang tersebar di 10 kecamatan, 82 desa dan 404 TPS.

Selanjutnya, Kabupaten Buru Selatan 53.100 yang tersebar di 6 kecamatan, 79 desa dan 263 TPS, Kabupaten Maluku Teng­-gara 75. 284 yang tersebar di 11 kecamatan, 191 desa dan 375 TPS.

Kemudian Kota Tual 43.372 yang tersebar di 5 kecamatan, 30 desa dan 183 TPS, Kabupaten Maluku Tenggara Barat 64.084, yang tersebar di 10 kecamatan, 81 desa dan 299 TPS, Kabupaten Kepulauan Aru 58.357, yang tersebar di 10 kecamatan, 119 desa dan 310 TPS, serta Kabupaten Maluku Barat Daya sebanyak 50.937, yang tersebar di 17 kecamatan, 118 desa dan 253 TPS.

Komisioner Devisi Data KPU Provinsi Maluku, Hanafi Renwarin mengatakan, terhadap rekomendasi Bawaslu Maluku itu, telah ditindaklanjuti dengan rapat pleno terbuka penetapan DPTHP Pemilu tahun 2019 tingkat KPU Provinsi Maluku.

“Setelah kita melakukan rekapitulasi terhadap DPTHP berdasarkan pencermatan yang dilakukan oleh sembilan kabupaten/kota di Maluku berdasarkan rekomendasi Bawaslu RI melalui Bawaslu Maluku,” ungkap Renwarin, kepada Siwalima, melalui telepon selulernya, Minggu (16/9).(S-16)

Sumber: Harian Siwalima