MALUKUnews, Ambon: Badan Pengawas Pemiliahan Umum (Bawaslu) Provinsi Maluku, menyatakan, bahwa laporan dari tim kuasa hukum salah satu Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku, Said Assagaff-Anderias Rentanubun (SANTUN) terhadap keterlibatan Mantan Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Hasanuddin telah dihentikan karena tak cukup alat bukti dan tak terpenuhi unsur pidana.

Seperti diketahui, tim kuasa hukum SANTUN, yang diwakili Fahri Bachmid, SH, MH, telah melaporkan Mantan Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Hasanuddin ke Bawaslu Maluku, dengan nomor: 08/LP/PG/Prov/31.00/VI/2018, terkait dengan arahan Wakapolda Maluku untuk memenangkan pasangan calon nomor urut 2, Murad Ismail-Barnabas Orno (BAILEO).

Dalam surat Bawaslu Maluku, Rabu, tertanggal 27 Juni 2018, yang ditandatangani Ketua Bawaslu Maluku, Abdullah Ely, SH, MH, menyebutkan, laporan tersebut telah dihentikan, karena setelah diteliti dan dikaji, ternyata laporan tersebut tidak cukup alat bukti untuk ditindaklanjuti dan tidak terpenuhi unsur pidana. (Qin)