MALUKUnews, Ambon: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku dalam rangka pengawasan partisipatif ikut melibatkan 1600 pemilih. Mereka terdiri dari 1.550 siswa untuk pemilih pemula dan 50 pemilih dari kalangan dewan guru. Mereka ini nantinya akan dilibatkan membantu mengawasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku yang akan berlangsung tanggal 27 Juni 2018, mendatang.

Para pemilih pemula ini dihadirkan dari utusan berbagai SMU/SMA dan SMK di kota Ambon dalam kegiatan Bawaslu Gelar 1000 Pemilih Pemula awasi Pilgub Maluku. Acara ini nantinya akan dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu RI, Abhan Nur yang berlangsung di auditorium Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Rabu, (18/04) pukul 14:00 WIT.

Ketua Bawaslu Maluku, Abdullah Ely yang ditemui Malukunews.co di ruang kerjanya, Rabu (18/04), pagi menjelaskan, kegiatan tersebut dilakukan guna mengajak pemilih pemula untuk menggunakan hak konstitusinya, berupa hak pilih pada Pilgub 27 Juni 2018 mendatang. Para pemilih pemula ini juga dilibatkan untuk pengawasan partisipatif, turut mengawasi dan melaporkan jika ada temuan pelanggaran di lapangan. Mereka juga diberi tata cara pelaporan dugaan-dugaan pelanggaran pemilu. Selain itu juga para pemilih pemula tersebut diberi peran untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat, mengajak para ASN untuk netral dengan memberi informasi tentang aturan yang melarang PNS terlibat dalam politik praktis.

" Kegiatan ini tidak pada biasannya, nantinya kita laksanakan dalam bentuk parodi. Kita semarakan dengan kegiatan perlombaan berupa para pemilih pemula ini kita ajak untuk membuatkan bentuk parodi. Kita pilih dari sekian teman yang kita anggap sudah mahir dalam menyampaikan pesan pemilihan, yang nanti akan disampaikan kepada masyarakat tentang partisipapsi pemilu, " ujarnya.

Ely menambahkan, terhadap pemilih pemula yang pada tanggal 27 Juni 2018 nanti telah berusia 17 tahun, Bawaslu Maluku akan memintakan sekaligus memperingatkan dini kepada KPU dengan menyertakan data-data pemilih pemula disetiap kabupaten/kota untuk segera didata dan didaftarkan sebagai pemilih. Bawaslu Maluku juga mendorong Disdukcapil setempat agar warga yang sudah terdaftar segera melakukan perekaman E-KTP. (Bil)