MALUKUnews, Ambon: Ditandai pemukulan tifa oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI), Abhan, SH Gerakan Seribu Pemilih Pemula di Ambon yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Maluku di kota Ambon resmi di buka. Acara pembukaan ini berlangsung di auditorium kampus Unpatti, Ambon, Rabu (18/04).

Dihadiri kurang lebih 1600 pemilih pemula yang terdiri dari siswa-siswi dari berbagai sekolah SMA, MA dan SMK dikota Ambon dan didampingi sejumlah dewan guru masing-masing sekolah.

Para pemilih pemula ini nantinya akan dibekali pengetahuan tentang pengawasan pemilu dan akan diberi peran turut serta awasi tahapan penyelanggaraan pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota yang akan berlangsung serentak pada 27 Juni 2018.

Dalam sambutannya Ketua Bawaslu RI, Abhan, SH mengapresiasi pelaksanaan gerakan seribu pemilih pemula yang diinisiasi oleh Bawaslu Maluku. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk ikhtiar Bawaslu provinsi maluku untuk mensukseskan pelaksanaan pemilihan gubernur dan pemilihan kepala daerah di wilayah Maluku pada 27 Juni 2018.

" Kesuksesan pilkada dan pemilu setidaknya ada tiga komponen yang mempunyai pengaruh besar untuk mensukseskan pelaksanaan hajatan pilkada ini yaitu ada pada penyelenggaraan pemilihan, peran ini ada pada KPU dan Bawaslu.

Kedua adalah peserta pemilihan itu sendiri yaitu pasangan calon baik diusung oleh partai politik maupun perseorangan dan yang ketiga adalah masyarakat itu sendiri.

Sementara itu Ketua Bawaslu Provinsi Maluku, Abdullah Ely dalam sambutannya mengatakan, Pelaksanaan penyelenggaraan Pilkada di Maluku tidak semata sebagai ajang pesta rakyat lima tahunan tapi akan terciptanya rasa keadilan dan kesejahteraan masyarakat, oleh karenanya sebagai lembaga pengawasan pemilu Bawaslu Maluku tidak hanya menjalankan teknis pengawasan penyelengaraan pemilu tapi turut mendorong kesadaran masyarakat untuk mensukseskan pelaksanaan pemilihan kepala daerah terkait penggunaan hak pilih secara cepat dan benar. (MN)