MALUKUnews, Ambon: Calon Gubernur Maluku Petahana, Said Assagaff, dalam debat publik itu menyalahkan seluruh bupati dan walikota terkait kemiskinan di Maluku mendapat “semprot” balik dari Paslon Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath (HEBAT). Debat publik ini berlangsung di gedung siwalima, Karang Panjang, Ambon, Senin (07/05), malam.

Awalnya Calon Wagub, Abdullah Vanath, menanyakan ke Assagaff, kenapa harus menyalahkan bupati dan walikota terkait kemiskinan, lalu dimana tanggung jawab anda (Assagaff) sebagai gubernur saat itu dalam sisi pengawasan dan pembinaan terhadap para bupati dan dan walikota itu. Assagaff pun kemudian balik menyerang Paslon HEBAT yang kebetulan juga adalah para mantan bupati (Maluku Tenggara dan Seram Bagian Timur). “ Bagimana kita mau membina dan mengawasi para bupati maupun wakil bupati, dipanggil untuk rapat koordinasi saja mereka tidak hadir, jadi bagimana kami mau melakukan pembinaan. Padahal rapat koordinasi itu sangat penting supaya jika ada kekurangan pemerintah provinsi bisa membantu,” cetus Assagaff dalam menanggapi Paslon HEBAT.

Paslon HEBAT, yakni Herman Koedoeboen kemudian balik menyerang Assagaff paslon SANTUN tidak mengerti terkait otonomi daerah. Kata Herman Otonomij daerah itu bukan saja ada di kabupaten/kota namun juga ditingkat provinsi, karena provinsi juga punya rakyat. (Qin)